Berita Kriminal
Korban Diminta Kirim Foto dan Video Bugil Sebagai Syarat Tes Keperawanan
Iming-iming pekerjaan, korban harus memenuhi syarat mentransfer sejumlah uang hingga foto tanpa busana sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANDUNG - Pelaku berinisial SU (25) warga Bandung, Jawa Barat ini menjalankan modus penipuan berbentuk lowongan pekerjaan kepada korbannya.
Sebagai contoh korbannya adalah perempuan di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.
Iming-iming pekerjaan, korban harus memenuhi syarat mentransfer sejumlah uang hingga foto tanpa busana sebagai syarat untuk mendapatkan pekerjaan tertentu.
Bahkan ada sebagian dari mereka yang berhasil disetubuhi pelaku.
• Cerita Siswa Belajar Daring di Rumah Aspirasi Bambang Kusriyanto, di Susukan Kabupaten Semarang
• Kramas Desak Tempat Hiburan Malam Bisa Dibuka Lagi di Banyumas, Ancam Gelar Aksi Pekan Depan
• Novi Ngaku Dendam dan Sempat Ada Hubungan Khusus dengan Korban, Kasus Teror Orderan Fiktif di Kendal
• Lima Bulan Belum Terima Gaji, Perangkat Desa Plantaran Ngadu ke Bupati Kendal
Adapun pelaku diketahui warga Bandung berinisial Su (25) yang kini harus mempertangung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasat Reskrom Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan, kasus ini merupakan kasus penipuan dan penggelapan.
Modus awal mengiklankan info lowongan pekerjaan Bandung/Cimahi dan Bandung Barat 2020 -2021 di kolom komentar grup Facebook.
"Korban yang tertarik akan mengirimkan pesan pribadi kepada pelaku melalui Facebook."
"Kemudian saling bertukar nomor WhatsApp," kata AKP Yohanes seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (4/8/2020).
Saat berkomunikasi pesan singkat, pelaku mengaku sebagai Human Resource Development (HRD) dan orang kesehatan salah satu perusahaan susu.
Pelaku mengaku dapat meloloskan korbannya di perusahaan susu tempat korban bekerja.
Akan tetapi ada syarat yang harus dipenuhi korban yakni sejumlah uang yang diminta pelaku.
Dibayarkan oleh korban dengan cara top up akun Gopay milik pelaku senilai Rp 1.500.000 sebagai uang administrasi.
"Selain itu pelaku meminta korban untuk berfoto serta mengirimkan video tanpa busana dengan alasan untuk tes keperawanan."
"Beberapa korban di antaranya bahkan berhasil disetubuhi," kata AKP Yohanes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/cara-cegah-penipuan-via-telepon.jpg)