Berita Kriminal

Depresi Dipecat Karena Pandemi Covid-19, Seorang Pria Bunuh Istri dan Anaknya

Seorang ayah yang depresi karena dipecat dari pekerjaannya yang terdampak pandemi Covid-19 tega membunuh istri dan anaknya.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan. 

Terpisah, Kepala Desa Tajamulya Supandi mengatakan, pelaku Rendy dalam kesehariannya dikenal sebagai orang yang kerap berulah.

Bahkan, di lokasi tempat tinggal mereka semuanya telah mengetahui jika ia sering mengkonsumsi narkoba.

"Bahkan sudah dua kali direhab, kalau ribut sama istrinya ini sering."

"Pelaku juga cemburuan,"kata Supandi.

Soal keributan anak antara korban dan pelaku memang kerap terjadi.

Hal itu karena Rendy menuduh istrinya main belakang ketika dirinya sedang menjalani rehabilitasi kedua di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan.

Istri dituduh selingkuh "Padahal kami tahu istrinya ini orang baik dan ramah."

Prostitusi Online di Semarang - Solo Kian Marak saat Pandemi Corona, Berapa Tarifnya?

Kabar Gembira, Gaji ke-13 PNS Cair Agustus 2020, Tjahjo: Kira-kira 4,1 Juta ASN yang Terima

Mucikari Prostitusi Online di Jombang Terima Rp100.000 Tiap Transaksi PSK: Ucapan Terima Kasih

Chelsea Incar Pemain Buangan Barcelona yang Kini Bela Getafe, Ini Dia Sosokanya

"Berebeda dengan pelaku yang sering buat onar di sini dan ringan tangan,"ujarnya.

Supandi menjelaskan, jenazah istri dan anak Rendy saat ini telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pagar Raya 1, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Sementara untuk Rendy telah ditangkap petugas dan kini menjalani perawatan di RSUD Banyuasin, karena menenggak racun.

"Kami juga terkejut pelaku ini nekat membunuh anak dan istrinya. Kalau istrinya itu orang baik," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Bantai Anak dan Istri dengan Tabung Gas Kecanduan Narkoba, Sering Cekcok Soal Anak Ketiga", 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved