Breaking News:

Teror Virus Corona

Pilu, Bidan Hamil Meninggal karena Covid-19, Layananan Rumah Sakit Ditutup 114 Pegawai Dites Swab

Pilu, Bidan Hamil Meninggal karena Covid-19, Layananan Rumah Sakit Ditutup 114 Pegawai Dites Swab

Editor: yayan isro roziki
(Tribunjabar.id/M Nandri Prilatama)
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19 - Seorang bidang yang bekerja di RSCM Praya, Lombok Tengah, NTB, meninggal dunia karena Covid-19, saat kondisinya tengah hamil. Pascakasus tersebut, layanan rumah sakit ditutup total untuk sementara, dan 114 pegawai jalani tes swab. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, LOMBOK TENGAH - Seorang bidang yang bekerja di Rumah Sakit Cahaya Medika (RSCM) Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial BDI (39), meninggal setelah positif Covid-19.

BDI meninggal dalam kondisi berbadan dua alias hamil.

Pasca-meninggalnya BDI (39), pihak gugus tugas Covid-19 Lombok Tengah telah menutup pelayanan rumah sakit tersebut.

Angka Kematian Capai 10-20 Per Hari, DPRD Jateng Dorong Tes Massal Deteksi Covid-19

Jokowi Minta Adik Ipar Mundur dari Pilkada Gunungkidul, Begini Respon Balon Bupati Wahyu Purwanto

Heboh, Pak RT Nyambi Jadi Bandar Miras, Sulap 2 Rumahnya Jadi Pabrik Tuak, Produksi Ribuan Liter

Pamit Bunuh Diri ke Ibu, Siswi SMK Ditemukan Gantung Diri Pakai Sabuk Karate, Sebelumnya Curhat Ini

"Sesuai dengan hasil rapat gugus tugas hari Sabtu sore kita sudah meminta pihak rumah sakit untuk mengosongkan rumah sakit untuk dilakukan sterilisasi, dekontaminasi dan uji klinis," kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Tengah, Murdi l, Minggu (26/7/2020).

Murdi menyampaikan, ada 24 pasien yang sempat dirawat di RSCM dan kini telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit terdekat.

"Untuk pasien sendiri kita sudah evakuasi, ada yang dibawa ke rumah sakit terdekat di Lombok Tengah, dan ada juga yang dibawa ke Kota Mataram," kata Murdi.

Rumah sakit swasta ini setidaknya memiliki lebih dari 100 tenaga pekerja yang semuanya akan menjalani tes swab.

"Ada 114 pekerja kita akan uji klinis (swab) mulai, dari pimpinan rumah sakit hingga satpam," kata Murdi.

Untuk hari ini, Murdi menyebutkan, gugus tugas telah melakukan sterilisasi di area rumah sakit dengan menyemprotkan disinfektan.

Sementara untuk tes swab akan dilakukan mulai besok Senin hingga Rabu (29/7) nanti.

Sebelumnya, BDI, seorang bidan yang tengah hamil tujuh bulan meninggal di RSUP Nusa Tenggara Barat, Jumat (24/7/2020).

Jenazah BDI telah dimakamkan sesuai protokol Covid-19 di pemakaman umum Desa Tiwuhgalih, Sabtu (25/7/2020). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bidan Hamil Meninggal karena Covid-19, RS Ditutup dan 114 Pegawai Dites Swab

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Kandang Sapi Kurban Jokowi Dilapisi Karpet Jutaan Rupiah agar Tidur Nyenyak, saat Malam Dijaga

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Polemik Program POP Kemendikbud, Ketua PGRI Jateng Muhdi: PB Mundur, Bukan Menolak

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved