Berita Pendidikan

Polemik Program POP Kemendikbud, Ketua PGRI Jateng Muhdi: PB Mundur, Bukan Menolak

Polemik Program POP Kemendikbud, Ketua PGRI Jateng Muhdi: PB Mundur, Bukan Menolak

Penulis: budi susanto | Editor: yayan isro roziki
Istimewa/net
Ilustrasi PGRI - Ketua PGRI Jateng, Muhdi, menegaskan organisasi guru itu tidak ikut ambil bagian dalam POP Kemendikbud. Muhdi menyebut, PB PGRI mundur, bukan menolak POP. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PGRI Jateng'> PGRI Jateng turut angkat bicara berkait paut pelaksanaan Program Organisasi Penggerak ( POP) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud).

Hubungan tiga organisasi besar yaitu Muhamadiyah, NU dan PGRI dengan Kemendikbud sempat memanas beberapa waktu lalu.

Hal itu dikarenakan pelaksana Program Organisasi Penggerak ( POP) dari Kemendikbud yang dianggap janggal.

Faktor-faktor Penyebab PGRI Mundur dari Organisasi Penggerak Kemendikbud

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Polisi Usut Kasus Pencurian Mayat di Kuburan, Jenazah T di TPU Karang Bahagia Bekasi Hilang

Ceritanya Wilayah Sini Tempat Pembuatan Candi, Dulunya Kesaksian Warga soal Situs Kuno di Dieng

Buntut dari tak sejalannya pemirkiran pelaksanaan program Kemendikbud mengakibatkan tiga organisasi besar itu mundur dari pelaksana POP.

Pengunduruan diri dari POP pun diikuti oleh organisasi tingkat wilayah seperti Pimpinan Wilayah (PW) Muhamadiyah Jateng.

Pasalnya organisasi di daerah mengikuti keputusan organisasi pusat.

Selain PW Muhammadiyah Jateng, PGRI Jateng'> PGRI Jateng juga menanggapi keputusan pengurunduran diri dalam POP yang dilakukan oleh organisasi pusat.

Saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, melalui sambungan telpon, Ketua PGRI Jateng'> PGRI Jateng, Muhdi, menjelaskan bahwa PGRI Jateng'> PGRI Jateng tak ikut dalam program POP.

"Yang ikut program POP dari Kemendikbud Pengurus Besar (PB) PGRI bukan Provinsi Jateng," jelasnya singkat, Minggu (26/7/2020).

Dilanjutkannya, PB PGRI bukan melakukan penolakan terkait program POP yang dilaksanakan Kemendikbud.

"PB PGRI mundur namun tidak melakukan penolakan, dan hal tersebut sudah disampaikan lewat pernyataan PB PGRI secara langsung," ucapnya.

Mundur karena 5 pertimbangan

Sebelumnya diberitakan, Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI) memutuskan untuk tidak bergabung dalam Program Organisasi Penggerak ( POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud).

Keputusan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis PGRI tentang Pernyataan Sikap PGRI Terkait Program Organisasi Penggerak Kemendikbud RI.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved