Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Serapan Anggaran Baru 27 Persen, Pemprov Jateng Didesak Makin Agresif Belanjakan APBD Tahun Ini

Anggota Komisi C DPRD Jateng, Riyono menuturkan, APBD bertujuan untuk mendorong perekonomian, sehingga harus segera dibelanjakan.

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PRIBADI RIYONO
Anggota Komisi C DPRD Jateng, Riyono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Presiden Joko Widodo memanggil seluruh Gubernur pada pekan lalu.

Dalam pertemuan itu, Presiden membeberkan angka-angka realisasi penyerapan anggaran daerah di seluruh provinsi.

Untuk Provinsi Jawa Tengah, disebut baru merealisasikan 27 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 28,3 triliun.

Pembukaan Enam Objek Wisata di Banyumas Tunggu Koreksi Draf Perbup di Gubernur Jateng

Andik Sempat Bekap Mulut Si Bayi Agar Ika Takut, Ini Kronologi Bayi Dibuang di Gunungpati Semarang

Kisah Keluarga Penderita Gangguan Jiwa di Salatiga, Ibunya Sakit Sehingga Kiki Dipasung di Kamar

Mengenang Masa Kejayaan Pabrik Tembakau di Purbalingga, Upah Karyawan GMIT Lebihi Gaji PNS

Menanggapi serapan APBD Jawa Tengah itu, Anggota Komisi C DPRD Jateng, Riyono menuturkan, APBD bertujuan untuk mendorong perekonomian, sehingga harus segera dibelanjakan.

Persentase serapan belanja APBD Jawa Tengah dinilainya belum ideal.

"Kondisi ekonomi sedang sangat berat."

"Pemprov Jateng harus menyegerakan belanja APBD untuk memberikan stimulan ke sektor swasta."

"Serta mengungkit perekonomian daerah di Jawa Tengah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (23/7/2020).

Menurutnya, di tengah pandemi virus corona (Covid-19), kondisi ekonomi di Jawa tengah tergoncang.

Ekonomi hanya mampu bertumbuh sebesar 2,6 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved