Breaking News:

Berita Kriminal

Andik Sempat Bekap Mulut Si Bayi Agar Ika Takut, Ini Kronologi Bayi Dibuang di Gunungpati Semarang

Pacar Ika juga sering mengamuk selepas kelahiran bayi dengan barang-barang yang ada di rumah tersebut. Hingga akhirnya bayi terpaksa dibuang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TribunBanyumas.com/Iwan Arifianto
Kapolsek Gunungpati, Kompol R Arsadi K Safrianto, mengintrogasi dua tersangka pembuangan bayi di kantor Polsek Gunungpati, Rabu (22/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Andik Susanto (25) dan Ika Isriani (20) hanya dapat menyesal saat di kantor Polsek Gunungpati Semarang.

Terutama Ika, dia beberapa kali menangis ketika ditanya soal buah hatinya yang telah dibuang.

"Saya diancam oleh Andik."

"Kalau anak saya tidak dibuang, akan dibunuh," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (22/7/2020).

53 Kasus Kekerasan Terjadi Selama 7 Bulan di Kabupaten Semarang, Romlah: Akibat Rusaknya Komitmen

Dragan Rencanakan Latihan Malam Hari di Stadion Citarum Semarang

Subsidi Bulanan Tambah Rp 300 Juta, CEO PSIS Semarang: Nilainya Masih Kurang Ideal

Ibu Jual Bayinya Seharga Rp 3 Juta, Suami Terjerat Kasus Narkoba, Tak Sanggup Bayar Biaya Persalinan

Ancaman Andik rupanya bukan isapan jempol belaka.

Dia ternyata sempat membekap anaknya yang saat itu berumur tiga minggu.

Tidak hanya itu, dia juga sering mengamuk selepas kelahiran bayi dengan barang-barang yang ada di rumah tersebut.

"Saya bekap tidak ada satu menit, biar Ika takut dan mau membuang bayinya."

"Memang saya sering mengamuk memukul tembok, banting piring, biar Ika takut," ujarnya.

Andik mengaku, alasan utama membuang bayinya lantaran malu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved