Berita Viral

Jeritan Hati Kulsum, yang Hendak Dipenjarakan Anak Kandungnya Gara-gara Motor: Anak Tetaplah Anak

Jeritan Hati Kulsum, yang Hendak Dipenjarakan Anak Kandungnya Gara-gara Motor: Anak Tetaplah Anak

Tangkapan Layar YouTube Polres Lombok Tengah
Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono (kanan), terang-terangan menolak laporan seorang anak terhadap ibu kandungnya. Anak tersebut ingin memenjarakan ibu kandungnya hanya gara-gara sepeda motor. 

"Perasaan sedih, dia anak kandung saya keluar dari rahim saya, bukan anak tiri, hati saya merasa sedih. Motor itu saya beli dari bagian uang warisan Rp15 juta. . . Dia sering katain saya kotor, ditonjok pernah, dia juga sering menyuruh saya pergi (diusir)."

LOMBOK TENGAH - Hati wanita mana yang tak menangis, teriris, hendak dipenjarakan anak kandungnya.

Terlebih, itu adalah anak semata wayang. Satu-satunya darah daging yang dilahirkan dari rahimnya.

Hal itulah yang dirasakan Kulsum (60), warga Desa Ranggegate, Lombok Tengah.

Gara-gara sepeda motor seharga Rp15 juta, anak semata wayangnya, M (40), berniat memenjarakan ibu kandungnya.

Namun, aparat kepolisian di Lombok Tengah, mentah-mentah menolak memproses laporan yang dilayangkan M.

Reaksi Kasatreskrim saat Anak Berniat Penjarakan Ibu Kandungnya: Mohon Maaf Bos, Tidak Kami Proses

Jokowi Marah, Semprot Menteri dalam Rapat Kabinet: Saya Jengkel, Krisis tapi Dianggap Biasa

Trauma Diselingkuhi, Pemuda Ini Mengaku Khilaf Cekik Pacar hingga Tewas, Bermula dari Pesan WA

Wabah Covid-19 Belum Selesai, Peneliti China Temukan Flu Babi Jenis Baru, Bisa Meluas Jadi Pandemi

Ya, Kalsum merupakan ibu kandung dari M yang videonya viral.

Kalsum merasa prihatin terhadap tingkah laku anak semata wayangnya itu.

Kalsum menjelaskan, motor yang dipermasalahkan dibeli dari bagian warisan suami yang didapatkannya sebesar Rp15 juta.

"Perasaan sedih, dia anak kandung saya keluar dari rahim saya, bukan anak tiri, hati saya merasa sedih," kata Kalsum dalam bahasa Sasak ditemui Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Halaman
1234
Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved