Berita Banyumas
Bikin Paspor Tak Perlu ke Kantor Imigrasi, di Mal Pelayanan Publik MPP Banyumas Juga Bisa
Bikin Paspor Tak Perlu ke Kantor Imigrasi, di Mal Pelayanan Publik MPP Banyumas Juga Bisa
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: yayan isro roziki
"Kita punya inovasi pelayanan antar kabupaten yang melayani paspor umum setiap Sabtu dan Minggu. Untuk tempat kita masih melihat dulu seperti apa."
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bagi warga Banyumas dan sekitarnya, kini untuk mengurus atau bikin paspor baru tak perlu harus ke Kantor Imigrasi Cilacap.
Pengurusan paspor umum pun kini bisa dilakukan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Banyumas.
Layanan pembuatan paspor umum di Mal Pelayanan Publik atau MMP Banyumas itu rencananya akan dimulai pada pertengahan Juli 2020.
"Tujuan utamanya adalah dalam rangka mendekatkan pelayanan imigrasi kepada masyarakat," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein saat audiensi dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap di Pendopo Si Panji, Purwokerto pada Kamis (25/6/2020).
• Ibu dan Adik Pengantin Meninggal Positif Covid-19, Berikut Fakta Klaster Pernikahan di Semarang
• Ketua KPK Naik Helikopter Mewah untuk Kepentingan Pribadi, MAKI Adukan Firli ke Dewan Pengawas
• Nafas Tersengal-sengal Wajah Menempel Aspal, Korban Kecelakaan Dibiarkan Tergeletak 1 Jam di Jalan
• Gowes Pakai Masker, 2 Orang Warga Semarang Meninggal Dunia, Begini Kata Wali Kota Hendi
Sebelumnya MPP Banyumas hanya melayani pembuatan paspor untuk TKI saja.
Tetapi mulai pertengahan Juli nanti dengan sistem birokrasi yang juga dipermudah akan membuka pelayanan paspor umum.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap Barlian Gunawan menyambut baik adanya pelayanan tersebut.
Apalagi Bupati menyanggupi persyaratan yang dibutuhkan agar masyarakat Banyumas bisa mendapatkan pelajaran paspor di MPP.
"Kita punya inovasi pelayanan antar kabupaten yang melayani paspor umum setiap Sabtu dan Minggu."
"Untuk tempat kita masih melihat dulu seperti apa," ujarnya.
Pihaknya mengatakan bahwa selain gedung sarana yang dibutuhkan yang lain adalah sistem itu sendiri.
Tetapi hal itu menurutnya sistem itu nanti sambil berjalan kedepan.
Pihaknya mengatakan jika dukungan bupati total dalam rangka mendekatkan pelayanan dalam bidang keimigrasian dalam hal ini pelayanan paspor.
"Nanti paling tidak sehari bisa melayani dulu sampai 30 orang dan melihat antusiasme masyarakat juga seperti apa," pungkasnya. (TribunBanyumas/jti)
• Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini
• Bikin Sendiri Cairan Disinfektan dari Pemutih Pakaian atau Pembersih Lantai. Yuk, Simak Caranya
• Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?
• Dampak Pandemi, Gojek PHK 430 Karyawan, Lalu Bagaimana Nasib Ojol dan Mitra Lainnya?