Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Menyoal Bukti Pelanggaran Netralitas Sekda Kabupaten Semarang, Bupati: Kami Sanksi Secara Bertahap

Bupati menjelaskan ada beberapa tahapan sanksi sedang yang direkomendasikan KASN untuk Sekda Kabupaten Semarang dan itu sedang dilakukannya.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AKBAR HARI MUKTI
Bupati Semarang, Mundjirin saat dikonfirmasi soal sanksi bagi Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono yang dianggap tidak netral dalam Pilbup Semarang, Selasa (23/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Bupati Semarang Mundjirin saat ini masih mempelajari sanksi yang direkomendasikan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) kepada Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono.

Seperti diketahui, rekomendasi KASN itu terkait penilaian dugaan melanggar aturan netralitas ASN dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Sanksi itu nantinya, jelas Mundjirin, bakal diterapkan secara bertahap.

Pelapor Kini Tambah Tiga Orang, Pegawai BMT Insan Mandiri yang Gelapkan Dana Nasabah di Banyumas

Satu KK Dapat Dua BST di Pedurungan Semarang, Ketua RT Tanya Kelurahan: Karena Istrinya Kader PKK

Pesta Pernikahan Berujung Duka di Semarang, Dinkes: Sudah Ada 10 Positif Covid-19

Sekda Kabupaten Semarang Dianggap Langgar Netralitas ASN, Ini Hasil Lengkap Rekomendasi KASN

"Betul, Sekda Kabupaten Semarang mendapatkan teguran dari KASN."

"Kami langsung tindaklanjuti itu, yang terkait mendapatkan sanksi sedang," jelas Mundjirin kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/6/2020).

Ia menjelaskan, ada beberapa tahapan sanksi sedang yang direkomendasikan KASN untuk Sekda Kabupaten Semarang.

Mundjirin pun akan menerapkan sanksi tersebut per tahapan.

"Kalau tidak salah ada tiga tahapan sanksinya."

"Kami terapkan dari tahap pertama."

"Kalau sudah berjalan, ke tahap selanjutnya," jelas Mundjirin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved