Teror Virus Corona
Istri Sopir Truk Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pemkab Kendal Segera Datangkan Alat Swab
Dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, Pemkab Kendal juga berencana mendatangkan sebuah alat Polymerase Chain Reaction (PCR).
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
"Di pasar ini satu pedagang yaitu pedagang daging dinyatakan positif corona setelah yang bersangkutan sakit dan tes swab mandiri."
'Itu menyusul pasien positif corona lain, pengusaha bawang merah namun yang bersangkutan sudah sembuh," terangnya.
Koordinator Bidang Pencegahan Tim Gugus Tugas Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, pedagang tersebut dinyatakan positif corona bukan hasil dari rapid test.
Pihaknya pun belum melakukan upaya pengambilan sampel rapid test kepada pedagang maupun pembeli di Pasar Kangkung Kendal.
"Memang kami belum melakukan sejumlah rapid test di pasar itu."
"Pedagang yang terkonfirmasi Covid-19 itu awalnya sakit," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/6/2020).
• Terungkap, Heboh Temuan Bayi di Prambanan, Polisi: Mereka Sepasang Kekasih Berstatus Mahasiswa
• Satu KK Dapat Dua BST di Pedurungan Semarang, Ketua RT Tanya Kelurahan: Karena Istrinya Kader PKK
• Tak Tega Melihat Korban Menangis, Perampok Ini Memeluk dan Kembalikan Semua Barang Jarahannya
• Sengketa Lahan di Kompleks Bisnis Kebondalem Purwokerto, Pedagang: Semoga Cepat Selesai
Selain itu, dari 44 warga yang diketahui kontak langsung dengan pasien Covid-19, 10 orang di antaranya akan menjalani rapid test tahap pertama.
Hal ini guna mengetahui kemungkinan penularan yang bisa saja terjadi dari pasien positif corona yang bersangkutan.
"Dari 44 orang yang terdata melakukan kontak kepada pasien Covid-19 merupakan pedagang pasar dan pembeli."
"Seperti biasa, kami tutup hingga 3 hari ke depan dan dilakukan penataan dan sterilisasi," terangnya.
Pemkab Kendal Segera Datangkan Alat Swab
Dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, Pemkab Kendal juga berencana mendatangkan sebuah alat Polymerase Chain Reaction (PCR).
Sekda Kabupaten Kendal, Moh Toha mengatakan, pihaknya bersama Dinkes Kabupaten Kendal masih melakukan pemesanan alat tersebut agar segera bisa didatangkan.
Kata Toha, alat PCR yang dipesan nantinya bisa saja berupa alat tes swab dalam ruangan atau dimasukkan ke dalam mobil.
Alat ini akan digunakan untuk mengetes warga Kendal yang disinyalir terdapat indikasi penularan dari pasien positif Covid-19.