Berita Nasional

Bupati Nikson Nababan Siapkan Rp 10 Juta, Hadiah Bagi Penemu Kematian Misterius Hewan Ternak

Hewan ternak di Pargompulon, Desa Tonga Pohan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, tiba-tiba mati secara misteris.

Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Personel polisi, unsur desa, dan kecamatan melihat kondisi tempat ternak milik warga yang dinyatakan mati secara misterius di Dusun Pargompulon, Desa Tonga Pohan, Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (19/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan akan memberikan hadiah Rp 10 juta bagi siapa saja yang bisa mengungkap kematian misterius hewan ternak di wilayahnya.

Hewan ternak milik warga di Dusun Pargompulon, Desa Tonga Pohan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, tiba-tiba mati secara misterius.

Untuk mencari tahu penyebab kematian hewan-hewan ternak tersebut, Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan akhirnya menggelar sayembara.

Banyak Aduan Kecurangan di PPDB Jateng, Disdikbud: Segera Perbaiki Data Jika Palsu, Sebelum Dicoret

Terungkap, Motif MN Rampok Toko Perhiasan di Tasikmalaya, Butuh Uang Buat Biaya Pernikahan

Jangan Gunakan Kendaraan Matik, Jalur Alternatif Batang-Dieng Rawan Kecelakaan

Awas Modus Minta Tolong Kehabisan Bensin, Pelaku Rampas Ponsel Korban Gunakan Celurit di Semarang

Hadiah sebesar Rp 10 juta pun disiapkan jika ada yang bisa mengungkapnya.

Nikson mengatakan, hingga saat ini pihak Pemkab Tapanuli Utara sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

Termasuk TNI dan Polri, serta pihak terkait untuk mengungkap penyebab kematian hewan ternak.

"Kami siapkan hadiah Rp 10 juta bagi siapa saja yang bisa menangkap dan mengungkap."

"Apa penyebab kematian hewan ternak warga yang menjadi keresahan saat ini," kata Nikson seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (22/6/2020).

Nikson mengatakan, dia tidak ingin masalah ini menjadi berlarut-larut dan terus menimbulkan keresahan banyak warga.

Mengenai kompensasi bagi warga yang hewan ternaknya mati, Nikson masih berkoordinasi dengan jajaran Pemkab Tapanuli Utara.

Dia juga masih menunggu hasil investigasi lengkap.

"Namun pastikan dahulu, makhluk apa yang menyebabkan kematian hewan ternak itu."

"Soal kompensasi nanti akan kami bicarakan lagi," kata Nikson.

Sebelumnya, puluhan hewan ternak milik warga di Dusun Pargompulon, Desa Tonga Pohan, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara ditemukan mati.

Anehnya, kematian hewan ternak ayam, bebek dan babi itu itu dinilai secara tidak wajar.

Bagian tubuh hewan utuh. Hanya ada bekas luka seperti gigitan.

Sesuai laporan pemilik ternak, Saut Simanjuntak, kejadian itu awalnya diketahui pada 13 Juni 2020.

Saat itu, Saut melihat hewan ternak ayam dan bebeknya dalam kondisi sudah mati.

Dua hari kemudian, Saut kembali menemukan puluhan ekor ayam dan bebeknya mati dengan kondisi persis seperti kejadian pertama.

Merasa curiga, Saut melaporkannya kepada warga sekitar dan kepolisian setempat.

Kejadian serupa kembali terjadi.

Kali ini babi milik Saut yang mati secara misterius. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul "Puluhan Ternak Mati Misterius, Bupati Gelar Sayembara"

Butuh Bantuan Penuhi Kebutuhan Pakan Satwa, TRMS Serulingmas Banjarnegara Galang Dana

Begini Kondisi Terkini Dua Korban Tersambar Petir di Banjarnegara, Humas RSUD: Bagian Dada Ada Luka

Pesta Pernikahan Berujung Duka di Semarang, Dinkes: Sudah Ada 10 Positif Covid-19

Selamat, Banyumas Juara I Lomba Inovasi Penataan Pasar Tradisional Tingkat Nasional

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved