Berita Kriminal

Terungkap, Motif MN Rampok Toko Perhiasan di Tasikmalaya, Butuh Uang Buat Biaya Pernikahan

Menurut Kompol Setyana, pelaku perampok toko perhiasan sedang stres karena kebingungan dengan jadwal pernikahan yang sudah mendesak.

Editor: deni setiawan
TribunBatam.id/dok
ILUSTRASI pelaku tindak kriminal berada di jeruji besi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TASIKMALAYA - MN (26), terduga pelaku perampokan toko perhiasan di Jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, babak belur dihajar warga, Senin (22/6/2020).

Pria bertato asal Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya tersebut nekat merampok saat pemilik toko sedang bersiap membuka usahanya.

Kapolsek Cihideung, Kompol Setyana mengatakan, pria bertato yang merampok toko perak mengaku sedang butuh biaya untuk menikah.

Begini Kondisi Terkini Dua Korban Tersambar Petir di Banjarnegara, Humas RSUD: Bagian Dada Ada Luka

Pesta Pernikahan Berujung Duka di Semarang, Dinkes: Sudah Ada 10 Positif Covid-19

Awas Modus Minta Tolong Kehabisan Bensin, Pelaku Rampas Ponsel Korban Gunakan Celurit di Semarang

Dua Hari Meningkat Drastis di Grobogan, 21 Warga Tiga Kecamatan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menurut Kompol Setyana, pelaku stres karena kebingungan dengan jadwal pernikahan yang sudah mendesak.

Sementara dia tidak memiliki uang sepeser pun.

"Motifnya tersangka sesuai keterangannya karena butuh biaya untuk nikah," kata Kompol Setyana di Mako Polresta Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (22/6/2020).

Kompol Setyana menambahkan, pelaku sempat diamuk massa setelah memecahkan kaca etalasae menggunakan helm dan membawa kabur perhiasan.

Beruntung, petugas TNI dan Polresta Tasikmalaya berada di sekitar lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku.

"Pelaku sudah membawa kabur sembilan buah perhiasan perak yang dibawanya seusai melakukan aksinya tersebut," kata Kompol Setyana.

Pelaku kini ditahan di ruang tahanan Polsek Cihideung Polresta Tasikmalaya.

Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara.

Selain merampok perhiasan, pelaku juga membawa helm yang berada di motor depan toko perhiasan.

"Proses kasusnya lanjut dan diancam hukuma penjara 6 tahun," kata Kompol Setyono. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perampok Bertato Ini Mengaku Stres Butuh Biaya Nikah"

Selamat, Banyumas Juara I Lomba Inovasi Penataan Pasar Tradisional Tingkat Nasional

Butuh Bantuan Penuhi Kebutuhan Pakan Satwa, TRMS Serulingmas Banjarnegara Galang Dana

Jangan Gunakan Kendaraan Matik, Jalur Alternatif Batang-Dieng Rawan Kecelakaan

Kota Tegal Peringkat Ketiga Capaian Sensus Penduduk Online se- Jawa Tengah

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved