Berita Tegal
Kota Tegal Peringkat Ketiga Capaian Sensus Penduduk Online se- Jawa Tengah
Kota Tegal menempati urutan ketiga pada kategori tingkat partisipasi penduduknya pada Sensus Penduduk Online 2020 se Jawa Tengah.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kota Tegal menempati urutan ketiga pada kategori tingkat partisipasi penduduknya pada Sensus Penduduk Online 2020 se Jawa Tengah.
Kepala BPS Kota Tegal, Agustinus Hariyanto mengatakan, partisipasi sensus penduduk online per 30 Mei 2020 di Kota Tegal, tercatat ada 39.792 kartu keluarga (KK).
Kemudian tercatat sebanyak 142.105 jiwa penduduk di Kota Tegal.
• Selamat, Banyumas Juara I Lomba Inovasi Penataan Pasar Tradisional Tingkat Nasional
• Menengok Kisah Toko Sepeda Tertua di Kota Tegal, Sudah Empat Generasi Sejak 1920
• Giliran Pasar Kangkung Kendal Ditutup Sementara, Subaedi: Mulai Selasa Pagi Selama Tiga Hari
• Begini Cara Driver Grab Lindungi Penumpangnya di Purwokerto
"Kota Tegal menempati urutan ketiga paling tinggi tingkat partisipasi penduduknya di Jawa Tengah."
"Tantangan kami, menyisakan setengah penduduk Kota Tegal yang belum sensus penduduk."
"Akan kami tuntaskan pendataannya," kata Agustinus dalam Rapat Evaluasi Sensus Penduduk 2020 di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Senin (22/6/2020).
Dalam kesempatan itu, dilakukan juga Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) BPS Kota Tegal.
Dalam kegiatan itu, disaksikan oleh Forkopimda di Kota Tegal.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab bersama terhadap data hasil Sensus Penduduk 2020.
Ia berpesan, dari seluruh stakeholder dan masyarakat, meningkatkan jalinan kerja sama, koordinasi dan komunikasi antara BPS Kota Tegal dengan seluruh pengguna data.
BPS juga dapat secara nyata mewujudkan visinya sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua.
‘’Selama ini kami mengenal data penduduk menurut BPS."
"Data penduduk menurut dinas kependudukan dan catatan sipil, serta data penduduk menurut instansi tertentu."
"Berbagai macam data penduduk tersebut tidak sama sehingga pengguna data mengalami kebingungan memilih data yang akan digunakan."
"Sensus penduduk 2020 merupakan momentum untuk menuju satu data kependudukan Indonesia,’’ ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (22/6/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kota-tegal-peringkat-tiga-sensus-penduduk-online-jateng.jpg)