Berita Pendidikan

Tahun Ajaran Baru, SMA Negeri 1 Tegal Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Untuk pelaksanaan KBM secara tatap muka, SMA Negeri 1 Tegal masih menunggu surat perintah dari Disdikbud Jateng. Namun prinsipnya sudah siap.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Gerbang SMA Negeri 1 Tegal, Selasa (16/6/2020). Di sekolah tersebut siap menggelar KBM tatap muka di tahun ajaran baru 2020/2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - SMA Negeri 1 Tegal belum memutuskan akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka, meski Kota Tegal telah dinyatakan zona hijau.

Pihak sekolah masih menunggu perintah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah.

Sementara KBM di jenjang pendidikan SMA rencananya dimulai pada 13 Juli 2020.

Perpusda Banyumas Ciptakan Dropbox Karantina, Sterilkan Buku Bacaan Pengunjung Gunakan Sinar UV

Tanpa Tiang Pancang, Begini Cara Bupati Banjarnegara Atasi Jalan Rawan Longsor dan Ambles

Anak Tenaga Kesehatan Bisa Langsung Diterima di Sekolah Negeri, PPDB SMA-SMK Dibuka Mulai 17 Juni

Rumah Pak Bawor Jadi Wisata Dadakan, Heboh Viral Babi Hutan Aneh di Jatilawang Banyumas

Kepala SMA Negeri 1 Tegal, Rosa Herawati mengatakan, untuk pelaksanaan KBM secara tatap muka pihaknya masih menunggu surat perintah dari Disdikbud Jateng.

Surat resmi itu nantinya akan disampaikan kepada orangtua siswa sekaligus surat pernyataan.

Rosa mengatakan, untuk persiapan KBM tatap muka di SMA Negeri 1 Tegal sudah mencapai 50 persen.

"Kami siap, tetapi menunggu surat resmi dari Disdikbud Jateng."

"Surat itulah yang akan kami sampaikan ke orangtua, melalui surat pernyataan berkenan atau tidak."

"Kami juga melalui kesepakatan komite sekolah."

'Jadi tidak serta merta membuka sekolah," kata Rosa kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (16/6/2020).

Jika diperintahkan untuk melakukan KBM secara tatap muka, pihaknya akan memberangkatkan siswa secara bergantian.

Sebagian siswa belajar di sekolah selama seminggu.

Seminggu kemudian mereka belajar di rumah.

Rosa mengatakan, pihaknya tidak mungkin menerapkan KBM di sekolah dengan sistem shift pagi dan siang.

Hal itu lantaran dalam satu hari ada 10 mata pelajaran (mapel).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved