Berita Banyumas

Perpusda Banyumas Ciptakan Dropbox Karantina, Sterilkan Buku Bacaan Pengunjung Gunakan Sinar UV

Sinar UV digunakan Perpusda Banyumas karena berdasarkan penelitian dianggap dapat mematikan virus jika dipanaskan selama 5-10 menit.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tim Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Banyumas menciptakan sebuah alat inovasi yang diberi nama Dropbox Karantina Buku.

Berawal dari adanya kekhawatiran penularan Covid-19 melalui media buku, alat itu digunakan untuk mensterilkan dari virus.

Buku akan dikarantina selama satu kali 24 jam sebelum dibaca dan dipinjam kembali.

Anak Tenaga Kesehatan Bisa Langsung Diterima di Sekolah Negeri, PPDB SMA-SMK Dibuka Mulai 17 Juni

Rumah Pak Bawor Jadi Wisata Dadakan, Heboh Viral Babi Hutan Aneh di Jatilawang Banyumas

Masih Ada Empat Klaster Penyebaran Covid-19 di Banyumas, Achmad Husein Ingatkan Warga Soal Ini

Jateng Belum Siap Masuk New Normal, Bagi Legislator Partai Gerindra Ini Penyebabnya

Buku akan dimasukan ke dalam dropbox, dimana terdapat sinar ultraviolet yang akan menyinari buku-buku tersebut.

Sinar UV digunakan karena berdasarkan penelitian dianggap dapat mematikan virus jika dipanaskan selama 5-10 menit.

"Setelah ruangan ini kosong, tidak ada pengunjung dan buku-buku sudah masuk, barulah disinari dengan sinar ultraviolet."

"Lalu box ini akan ditutup dengan sebuah kain hitam supaya sinarnya tidak terjadi radiasi pada manusia," ujar Pustakawan Perpusda Kabupaten Banyumas, Fuad Zein Arifin.

Kepada TribunBanyumas.com, Selasa (16/6/2020), tujuan penyinaran sinar ultraviolet (UV) adalah supaya virus pada buku mati.

Bukan hanya disinari sinar ultraviolet, tetapi buku juga akan dihangatkan supaya menjaga suhu.

Metode penghangatan itu adalah dengan memberi 2 buah lampu bohlam di bagian atas box dan 3 buah lainnya di bagian bawah box.

Dengan pemanasan harapannya dapat menghangatkan buku dengan suhu yang terjaga di kisaran angka 40 derajat Celcius.

Pada bagian dropbox terdapat pula termometer statistik yang mengatur suhu di dalam box.

"Apabila suhunya sudah melebihi 40 derajat Celcius, lampu bohlam yang ada di dalam akan padam sendiri," imbuhnya.

Pada bagian dalam dropbox buku diatur secara berbeda.

Tidak hanya sekadar ditumpuk, tetapi di tempatkan seperti dijemur, supaya penyinaran sampai ke dalam buku-buku.

Tim Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Banyumas menunjukan sebuah alat inovasi yang diberi nama Dropbox Karantina Buku untuk membunuh virus, Selasa (16/6/2020).
Tim Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Banyumas menunjukan sebuah alat inovasi yang diberi nama Dropbox Karantina Buku untuk membunuh virus, Selasa (16/6/2020). (TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI)

Hasil Swab, Dua Warga Kebasen Banyumas Positif Corona, Anak dan Cucu Pasien Sebelumnya

Pemilik Toko Makanan Simpan Ribuan Miras di Bunker, Bupati Banjarnegara: Pasti Kami Pidanakan

Penderita Tumor itu Kini Miliki KTP Banjarnegara, Prihatini Sempat Terkatung-katung di Lampung

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved