Berita Banyumas

Perpusda Banyumas Ciptakan Dropbox Karantina, Sterilkan Buku Bacaan Pengunjung Gunakan Sinar UV

Sinar UV digunakan Perpusda Banyumas karena berdasarkan penelitian dianggap dapat mematikan virus jika dipanaskan selama 5-10 menit.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan

Fuad mengatakan jika karya tersebut adalah sebuah upaya dari para tim Perpusda Banyumas dalam menjaga keamanan bagi para pengunjung.

Berharap pula nantinya ada pihak lain yang meneliti dan mengevaluasi alat tersebut.

"Harapannya virus akan mati setelah disinari ultraviolet ini."

"Kami memang masih uji coba dan mendasarkan bahwa sinar UV riset kesehatan yang mengatakan dapat membunuh virus," paparnya.

Buku-buku yang dikarantina adalah buku yang setelah dipinjam dan buku-buku yang dibaca di tempat.

Prosesnya diawali pengunjung mengembalikan buku kepada petugas dengan menuliskan kode bukunya.

Antara petugas dan peminjam tanpa bersentuhan. 

Kemudian peminjam buku memasukan sendiri bukunya kedalam dropbox karantina.

"Kalau sebelumnya kami mengutamakan kepuasan pengunjung, tetapi saat ini mengutamakan keamanan pengunjung."

Fuad menjelaskan, timnya akan mengevaluasi dropbox karantina buku tersebut.

Sebab ada beberapa hal yang mesti diperhatikan.

Seperti bagaimana jika buku di sinar ultraviolet, apakah dapat merusak kualitas buku dan apakah mengubah warna juga.

Untuk melihat hal tersebut, biasanya buku akan difoto terlebih dahulu sebelum dimasukan dan disinari ultraviolet.

Apakah nanti setelah dua bulan ada perubahan warna atau bahkan rapuh dan mempengaruhi kualitas buku.

Alat ini baru digunakan sekira seminggu, setelah perpustakaan daerah tutup selama hampir 2 bulan pandemi Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved