Breaking News:

Berita Nasional

Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Penjara, Mantan Menpora Dinilai Terbukti Terima Suap dan Gratifikasi

Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Penjara, Mantan Menpora Dinilai Terbukti Terima Suap dan Gratifikasi

Editor: yayan isro roziki
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus suap penyaluran pembiayaan dana hibah Kemempora kepada KONI Imam Nahrawi menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/2/2020) - Imam Nahrawi dituntut pidana 10 tahun penjara oleh jaksa KPK, dalam persidangan Jumat (12/6/2020). 

Mantan Menpora Imam Nahrawi didakwa menerima gratifikasi berupa uang sejumlah Rp8,6 miliar, melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum. Jaksa menuntut Imam dijatuhui hukuman 10 tahun penjara. Sementara, Ulum dituntut hukuman 9 tahun penjara.

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Imam Nahrawi dinilai secara sah dan meyakinkan telah menerima suap dan gratifikasi, selama menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Karena itu, jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menuntut agar mantan Menpora Imam Nahrawi, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Imam Nahrawi diyakini menerima suap dan gratifikasi melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum, yang juga telah berstatus terdakwa.

"Menuntut, supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Imam Nahrawi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah," kata jaksa KPK, Ronald W, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Mantan Menpora Imam Nahrawi Bakal Nyanyi Soal Uang Suap KONI. Siapa Saja yang Ikut Terima?

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

Direktur PDAM Kudus Hilang Tanpa Kabar Sejak Kamis, Kejari Bongkar Dugaan Suap Jual Beli Jabatan

Jaksa menilai dua dakwaan terhadap Imam Nahrawi terbukti, yakni suap dan gratifikasi.

Sementara, Ulum dituntut 9 tahun penjara oleh jaksa.

Sebelumnya, Imam Nahrawi didakwa menerima gratifikasi berupa uang sejumlah Rp8,6 miliar.

Pemberian gratifikasi itu didapat dari sejumlah pihak.

Di antaranya, terdapat gratifikasi Rp2 miliar sebagai pembayaran jasa desain Konsultan Arsitek Kantor Budipradono Architecs.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved