Breaking News:

Berita Regional

Guru PNS Ini Menghilang Tak Mengajar Selama 4 Tahun, Bikin Miris Ternyata Alih Profesi Jadi Ini

Guru PNS Ini Menghilang Tak Mengajar Selama 4 Tahun, Bikin Miris Ternyata Alih Profesi Jadi bandar sabu-sabu, pengedar narkoba

Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Ilustrasi tersangka pengedar sabu-sabu - Seorang guru PNS di Jeneponto, menghilang tak mengajar selama 4 tahun belakangan ini. Ia diduga terlibat dalam jaringan pengedar sabu-sabu selama menghilang dan tak aktif mengajar. 

"Saya kirim uangnya lewat transfer rekening bank. Kalau dirupiahkan, selama ini saya sudah menjual dengan hasil sampai Rp 46 miliar," kata F, di Polres Tasikmalaya Kota, Senin (8/6/2020).

Sabu tersebut, menurut F, dikirimkan secara bertahap.

Setiap kali kirim 300 gram dengan sistem tempel. F mengaku telah mengenal baik dengan oknum narapidana di lapas sejak lama.

"Saya mendapatkan kiriman kiloan sabu dari teman saya yang mendekam dari Lapas Banceuy, Bandung."

"Iya, itu teman saya dan pasti saya kenal. Sistem pengiriman ke saya ke Tasikmalaya lewat sistem tempel dan komunikasi lewat handphone," kata F.

Ditangkap saat buat paket sabu siap edar Seperti diberitakan sebelumnya, F dan istrinya tertangkap di sebuah hotel mewah di kawasan Cipedes, Tasikmalaya, Senin (8/6/2020).

Saat ditangkap polisi, F dan istrinya diduga sedang membuat paket sabu kecil yang siap diedarkan.

"Saya di kamar hotel bersama istri sedang membuat paketan sesuai pesanan setelah mendapatkan kiriman dari teman di Lapas Banceuy. Saya sudah 7 hari menginap di sana untuk mengirimkan paket untuk pesanan," kata dia.

Dalam penangkapan F dan KR, polisi mengamankan paket sabu siap edar seberat 70 gram.

F dan istrinya dikenal juga sebagai bandar besar di Tasikmalaya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved