Berita Semarang
Petugas Kebersihan Makam TPU Jatisari Mijen Semarang: Hampir Setiap Hari Ada Pemakaman Covid-19
Sebanyak 60 jenazah pasien virus Corona telah di makamkan di TPU Jatisari Mijen. Hal ini diungkapkan petugas kebersihan makam TPU Jatisari.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Rival Almanaf
Berikutnya, harus berjarak 50 meter dari sumber mata air.
Sedangkan di TPU Ngadirgo sendiri terdapat sumur yang dimanfaatkan warga sebagai sumber mata air.
Terakhir pemakaman jenazah virus Corona tidak boleh bercampur dengan pemakaman umum.
Faktnya di Ngadirgo TPU milik pemkot bersebelahan dengan TPU milik warga.
"Keberatan kami dulu juga belum adanya sosialisasi, kemudian dampak atau risiko di masyarakat setelah makam itu difungsikan kami juga tidak tahu," bebernya.
Keberatan warga juga ditunjukan dengan cara memblokade akses jalan kampung dan memasang spanduk penolakan.
Namun aksi itu beberapa hari kemudian dilepas oleh warga bersama pihak kepolisian dan kelurahan.
Heru menambahkan, selanjutnya jika pemerintah ingin menggunakan TPU Ngadirgo sebagai pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 hendaknya dilakukan sosialiasi terlebih dahulu agar warga mengetahui sejauh mana kesesuaian kebijakan tersebut.
"Akan tetapi kalau dasar alasan yang kami ajukan memang tidak memenuhi ya jangan di paksakan di sini," ungkap Heru.
Warga lain, Joyo menuturkan, tidak menyetujui TPU Ngadirgo digunakan untuk jenazah virus Corona.
• LIPI Sulap Jambu Biji Merah Jadi Suplemen Daya Tahan Tubuh
• Resmi, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji Jabat Wakapolda Jateng
• Viral, Marinir Adu Mulut dengan Warga yang Ngeyel Tak Mau Pakai Masker, Begini Akhir Kisahnya . . .
• Ketegangan Berlanjut Mulai 16 Juni, Empat Maskapai China Dilarang Masuk AS
Pasalnya warga takut dampaknya jika banyak jenazah pasien virus corona melewati pemukiman.
Dia menilai, hendaknya jenazah pasien lebih baik di makamkan di wilayah domisili masing-masing pasien.
"Akses jalan masuk ke makam juga susah, lebih baik menggunakan makam lain di luar wilayah kami," katanya.
Sedangkan Lurah Ngadirgo, Karyoso ketika dikonfirmasi Tribunjateng terkait perkembangan TPU Ngadirgo sebagai pemakaman khusus jenazah pasien virus Corona enggan memberikan tanggapan. (iwn)