Pilkada Serentak 2020
Pilbup Purbalingga Jadi Digelar 9 Desember? Ini Jawaban Ketua KPU dan Bawaslu
Syarat protokol kesehatan harus diterapkan di setiap tahapan pilkada yaitu penyusunan daftar pemilih, pencalonan, kampanye, dan pemungutan suara.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - KPU Kabupaten Purbalingga masih menunggu keputusan KPU Pusat terkait tahapan Pilkada Serentak 2020.
Ketua KPU Kabupaten Purbalingga, Eko Setiawan mengatakan, tahapan pemilu saat ini menunggu diundangkan.
Oleh sebab itu pihaknya menunggu KPU Pusat mengesahkan tahapan pemilu ke dalam undang-undang.
• Kapolsek Mijen: Pelaku Curanmor Juga Jual Pil Koplo, 10 Butir Rp 25 Ribu
• Dua Pegawai RS Bung Karno Surakarta Positif Corona, Asal Sukoharjo dan Karanganyar
• Jeritan Atik Dituangkan Melalui Puisi, Pertanyakan Janji Pemerintah, Gaji Honorer Lulus PPPK
• Bansos Kabupaten Semarang Kembali Bermasalah, Bondan: TP PKK Minta Dana Dispermasdes
"Untuk draftnya saat ini sudah uji publik untuk proses menunggu pusat," tutur dia kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (4/6/2020).
Menurutnya, tidak ada yang berbeda dalam tahapan pemilu yang sebelumnya tertunda.
Namun tahapan yang berbeda di saat pandemi virus corona adalah melaksanakan protokol kesehatan.
"Syarat pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak harus dibarengi protokol kesehatan."
"Oleh sebab itu, langkah pertama KPU berkoordinasi dengan gugus tugas untuk mengetahui apa saja yang diperlukan memenuhi protokol kesehatan," jelasnya.
Terkait kampanye, kata dia, di masa pandemi virus corona ditekankan melalui media daring.
Namun jika harus melakukan pertemuan terbatas, harus memperhatikan protokol kesehatan.
"Sekarang ini lagi menunggu ketentuan batas-batas yang diperbolehkan mengumpulkan orang."
"Ketentuan ini ada di lembaga lain yaitu gugus tugas," tuturnya.
Oleh sebab itu, kata dia, syarat protokol kesehatan ini harus diterapkan dalam setiap tahapan pilkada yaitu penyusunan daftar pemilih, pencalonan, kampanye, dan pemungutan suara.
Hingga saat ini pihaknya masih menunggu peraturan KPU terkait tahapan.
• KABAR BAIK Hari Ini, Achmad Yurianto: Sehari 486 Pasien Sembuh Covid-19
• Banjir Rob Terjang Pesisir Jateng, Ganjar: Bantu Warga Terdampak, Bisa Gunakan Logistik Covid-19
• Disalurkan Bulan Ini, Pemprov Jateng Berikan Bansos JPE untuk 3.339 UMKM
• Potret Nyata Guru SMP di Batang, Jadi Kurir Belajar Siswa, Berjalan Kaki Lintasi Jalur Serba Terjal
"KPU masih dalam proses tahapan pelaksanaan lanjutan pilkada di tengah pandemi Covid-19," tutur dia.
Menurut dia, dampak protokol kesehatan di setiap tahapan pelaksanaan pilkada memunculkan masalah baru.
Yaitu anggaran tambahan untuk pembelian perangkat untuk pemenuhan protokol kesehatan.
Hal tersebut masih dalam pembahasan antara KPU, kementerian, dan Komisi II DPR RI.
"Jadi nanti kemungkinan dianggarkan dari APBN," imbuhnya.
Sementara itu, ia menuturkan sesuai draf tahapan lanjutan 15 Juni 2020, tahapan pencalonan akan dilaksanakan pada September 2020.
"Hari H pencoblosan akan dilaksanakan 9 Desember 2020," tukasnya.
Di sisi lain, Koordinator Hukum, Humas, Hubal, Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Joko Prabowo mengatakan, pihaknya akan mengaktifkan kembali lembaga adhoc panitia pengawas (Panwas).
Baik itu di tingkat kecamatan maupun desa atau kelurahan.
Pihaknya saat ini sedang menunggu instruksi.
"Semestinya tahapan dimulai pada Juni bila jadi digelar 9 Desember 2020."
"Tetapi kami masih menunggu surat turun untuk pembentukan lembaga adhoc," ujarnya.
Joko menuturkan, sesuai arahan Bawaslu Pusat, pengawasan tetap dilakukan meski di tengah pandemi virus corona.
Pengawasan dilakukan harus memprhatikan protokol kesehatan.
"Kami akan siap-siap untuk proses pengawasan," ujarnya.
Terkait pengawasan, pihaknya akan memfokuskan untuk memantau media sosial.
Selain itu pengawasan dilakukan dalam pemberian bantuan sosial (bansos). (Rahdyan Trijoko Pamungkas)
• Polda Jateng Dirikan Dapur Lapangan, Bantu 7.700 Warga Terdampak Banjir Rob di Pekalongan
• 8 Napi Lapas Kendal Wajib Karantina, Masuk Ruang Isolasi, Cek Suhu Tubuh Setiap Hari
• Awas Kanker Perut, Jarang Diketahui Tapi Menyakitkan, Kenali Penyebab dan Gejalanya
• Rossa Rilis Lagu Versi Korea, Warganet Banjiri Akun Youtube Pelantun Hati yang Kau Sakiti