Rabu, 10 Juni 2026

Teror Virus Corona

11 Pejabat Pemkab Kendal Wajib Isolasi Mandiri Selama Seminggu

Meski sudah dinyatakan negatif Covid-19, lanjutnya, 11 kepala OPD tersebut tetap harus mengikuti prosedur protokol kesehatan sebelum kembali bertugas.

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
PEMKAB KENDAL
Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kendal melakukan rapid test kepada pejabat utama Pemkab Kendal pasca lebaran, Selasa (26/5/2020) lalu di Pendapa Tumenggung Bahurekso Kendal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Setelah dinyatakan reaktif virus corona pasca mengikuti rapid test, 11 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kendal dipastikan negatif Covid-19.

Hal tersebut dibuktikan melalui hasil tes usap tenggorokan atau swab yang keluar pada Minggu (31/5/2020).

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, dr Budi Mulyono mengatakan, sebelumnya 11 kepala OPD tersebut dinyatakan reaktif.

Itu setelah mengikuti rapid test bersama 44 pejabat utama lainnya.

Rapid Test Seusai Lebaran, 11 Kepala OPD Kendal Dinyatakan Reaktif, Hasilnya Tunggu 4 Hari Lagi

Begini Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19, Berikut Biaya Mandiri di Rumah Sakit

PPDB Jawa Timur Mulai 8 Juni, Anak Petugas Kesehatan Dapat Jatah Masuk SMA-SMK

Gubernur Ganjar Minta Polisi Usut Pengancam Perawat Pasien Covid-19 di Sragen

Kesebelas orang tersebut dilakukan isolasi di Wisma Atlet Stadion Baru Kendal sembari menunggu hasil tes swab.

"Sudah, sudah keluar hasil (tes swab). Alhamdulillah semua negatif," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (31/5/2020).

Meski sudah dinyatakan negatif Covid-19, lanjutnya, 11 kepala OPD tersebut tetap harus mengikuti prosedur protokol kesehatan sebelum kembali bertugas di tengah masyarakat.

Katanya, mereka harus tetap menjalani isolasi mandiri sekurangnya 7 hari hingga diperbolehkan kembali bertugas.

"Mereka masih harus isolasi mandiri 7 hari sejak Jumat (29/5/2020)," ujarnya.

Sementara itu, data yang dihimpun Tribunbanyumas.com, Minggu (31/5/2020) terkait pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 menunjukkan tren positif.

Dari total 65 pasien yang dinyatakan reaktif corona seusai menjalani rapid test, 56 di antaranya dinyatakan negatif Covid-19 usai dilakukan tes swab.

Sisanya 9 pasien masih menunggu hasil tes usap tenggorokan keluar.

Sedangkan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kendal terdata berjumlah 10 orang.

8 di antaranya dinyatakan sembuh, 1 orang dirawat di rumah sakit luar kabupaten dan satu orang menjalani isolasi.

Pemda Jangan Asal Siap Terapkan New Normal, Ini Syarat Wajib Persiapannya

Dijual Online, Ini Produk Perawatan Tubuh Buatan Marshanda

Twitter PT KAI Diberondong Warganet, Tanyakan Kabar Kereta Api Jarak Jauh

Penumpang Bisa Pakai Hasil Rapid Test, Tujuan Jakarta Gunakan Maskapai Garuda Indonesia

Pejabat Pemkab Kendal Ikuti Rapid Test Massal

Sebelumnya seperti yang diberitakan Tribunbanyumas.com, Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kendal melakukan rapid test serentak.

Termasuk terhadap para pejabat di Lingkungan Pemkab Kendal.

Itu digelar seusai mereka libur Lebaran atau tepatnya pada Selasa (26/5/2020) di Pendapa Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal.

Dari 55 pejabat yang dilakukan rapid test tersebut.

Meliputi kepala dinas, staf ahli, asisten pemerintahan, kepala bagian hingga camat di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hasilnya, sebanyak 11 kepala OPD dinyatakan reaktif.

Hal tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Kendal, Moh Toha, Jumat (29/5/2020).

Menurutnya, 11 orang tersebut kini dilakukan isolasi di Wisma Atlet Stadion Baru Kendal sembari menunggu hasil tes usap tenggorokan atau swab.

"Saat ini kami sedang menunggu hasil swab test."

"Kemungkinan hasilnya keluar 3-4 hari lagi," terang Moh Toha kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (29/5/2020).

Hanya saja, pihaknya tidak berkenan menyampaikan siapa saja yang dinyatakan dalam 11 kategori reaktif tersebut dengan alasan belum tentu dinyatakan positif Covid-19.

Katanya, untuk mendiagnosis seseorang apakah terinfeksi Covid-19, perlu memperhatikan hasil pemeriksaan swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR).

Kesebelas reaktif tersebut menyusul puluhan warga Kendal yang sebelumnya dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test di sejumlah swalayan hingga pasar tradisional.

Namun sebagian kini hasilnya dinyatakan negatif dari Covid-19 setelah dilakukan tes swab.

"11 orang ini sedianya akan dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kebondalem."

"Tetapi kondisinya sudah penuh, ada 36 pasien."

"Enam di antaranya sudah pulang karena hasil swab test negatif," jelasnya.

Belum Ditemukan, Pria Warga Limpung Tenggelam Saat Memancing di Pantai Sicepit Batang

Akses Menuju Puncak Gunung Telomoyo Semarang Mulai Dibuka Besok Senin

Sepatu Ramah Lingkungan Bakal Diluncurkan Tahun Depan, Kolaborasi Adidas dan Allbirds

Vivo Y30 Usung Desain Ultra O Screen, Ini Harga dan Spesifikasi Lengkapnya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, rapid test diadakan karena kepala OPD sangat rentan.

Mengingat banyaknya aktivitas yang berhubungan dengan masyarakat.

Karenanya perlu dilakukan tindakan pencegahan untuk memastikan kesehatan kondisinya.

“Kepala dinas hingga camat banyak berhubungan dengan masyarakat."

"Sebab mereka OPD pelayanan masyarakat sehingga harus dipastikan kondisinya sehat."

"Selain itu pelaksanaan rapid test ini atas instruksi Bupati Kendal, Mirna Annisa sebelum memulai kegiatan kembali pasca Lebaran," ujarnya.

Pimpinan OPD Jadi Agen Pelopor

Sementara itu, Mirna Annisa berharap seluruh pimpinan OPD agar menjadi agen pelopor dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Dia meminta untuk dilakukan pengawasan ketat lantaran masih banyaknya warga Kendal yang belum mengindahkan protokol kesehatan.

Seperti contoh masih banyak warga yang tidak menggunakan masker.

“Kami harap seluruh pimpinan dapat mengawasi setiap kegiatannya terutama yang berhubungan dengan keterlibatan orang banyak."

"Pengawasan juga harus selalu diperhatikan terutama para camat kepada warganya,” tegas Mirna. (Saiful Ma'sum)

Pasca Mobilnya Hantam Rumah di Rembang, Kapolsek Iptu SY Dicopot, Ditahan di Mapolda Jateng

Operasional Kereta Api Luar Biasa Diperpanjang Hingga 7 Juni, Simak Skema Terbaru Keberangkatan

Beroperasi Mulai 19 Juni, Freeder Trans Semarang Rute BSB Mijen Menuju Kampus Unnes

UPDATE Covid-19 Jateng Hari Ini: 571 Pasien Masih Dirawat, 769 Dinyatakan Sembuh

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved