Breaking News:

Berita Sains

Loncatan Besar Dunia Medis, Ciptakan Chimera Hasil Oplosan Manusia dengan Tikus

Chimera gabungan antara manusia dan tikus dengan jumlah sel manusia terbanyak sepanjang sejarah. Berikut penjelasan para peneliti.

ULLSTEIN BILDGETTY IMAGES
Chimera gabungan tikus dengan stem cell manusia. 

Dalam percobaan tersebut, para ilmuwan harus mengembalikan stem cell manusia dalam tahap naïve (baru dibentuk).

Untuk melakukan hal itu, mereka harus menghambat pertumbuhan protein dalam rentang waktu tiga jam.

Sehingga bisa “dirakit” kembali menjadi bentuk jaringan baru yang diinginkan.

Langkah selanjutnya, stem cell berusia muda ini disuntikkan ke dalam embrio tikus dan membiarkannya berkembang dalam waktu dua minggu.

Sel manusia ditemukan dalam hati, otak, mata, jantung, darah, dan tulang sumsum chimera tersebut.

Namun, tidak ada sel manusia ditemukan dalam sistem reproduksi chimera seperti pada sel telur atau sperma.

Berkah Tetap di Rumah Saja, Peminat E-Perpus Kabupaten Batang Tambah Dua Kali Lipat

Perpanjangan Masa PKM Kota Semarang Direstui DPRD, Kadarlusman: Jangan Sampai Berakhir Sia-sia

Ini Dosa Besar Pelanggar Aturan Covid-19 Menurut Jusuf Kalla: Jadi Penyebar Virus Tanpa Disadari

Pemkot Tegal Sidak Supermarket, Bukan Makanan Kadaluarsa Tetapi Temukan Ini

Sudah Sejak 1984

Percobaan chimera pertama dilakukan pada 1984.

Yaitu ketika ilmuwan menciptakan chimera kombinasi antara kambing dan domba dengan cara menyatukan sel embrio dari masing-masing hewan.

Chimera tersebut bertahan hidup hingga tua.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved