Teror Virus Corona

Ini Dosa Besar Pelanggar Aturan Covid-19 Menurut Jusuf Kalla: Jadi Penyebar Virus Tanpa Disadari

Virus corona tak mengenal jabatan, kedudukan sosial, dan atribut sosial lainnya ketika menginfeksi seseorang.

Editor: deni setiawan
Tim Media JK
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Ada dosa besar yang bisa saja harus ditanggung seseorang di masa pandemi virus corona ( Covid-19) seperti saat ini.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla menilai, seseorang melakukan dosa besar jika tidak menaati protokol kesehatan saat pandemi virus corona.

Dan lebih berdosa lagi ketika yang bersangkutan terbukti telah menularkan Covid-19 ke orang lain akibat kelakuannya itu.

Warga Semarang Bisa Cek Terima Bansos Tidaknya Melalui Ini

Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya

Berkah Tetap di Rumah Saja, Peminat E-Perpus Kabupaten Batang Tambah Dua Kali Lipat

Dibatasi Tirai Plastik, Pengumpulan Zakat Juga Tanpa Jabat Tangan di Masjid Al Huda Banyumas

Mantan Wakil Presiden ini mengatakan, virus corona memang mematikan.

Sehingga masyarakat harus menjalankan protokol kesehatan.

Seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan tetap beraktivitas di rumah.

"Jangan lupa, risiko ini adalah risiko pribadi dan masyarakat."

"Apabila Anda tidak teliti, Anda kena diri sendiri," ujar Kalla seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (20/5/2020).

"Apabila kena diri sendiri, Anda kena keluarga Anda."

"Anda kena ke masyarakat. Anda punya dosa besar dalam situasi ini."

"Baik yang menerima sebaran itu, baik yang menularkan sebaran itu," lanjut Kalla.

Untuk itu, ia meminta masyarakat disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Dia mengatakan, virus corona tak mengenal jabatan, kedudukan sosial, dan atribut sosial lainnya ketika menginfeksi seseorang.

Kalla mengatakan, virus corona akan menginfeksi mereka yang tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO).

"Tiap hari juga banyak yang melanggarnya ( protokol kesehatan)."

"Karena itu maka virus ini tidak akan berhenti apabila banyak orang melanggar aturan-aturan," lanjut Ketua Umum Palang Merah Indonesia ( PMI) itu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kalla Sebut Dosa Besar jika Langgar Aturan lalu Tularkan Covid-19"

Korban PHK Dipastikan Dapat Bantuan di Cilacap, Disnakerin: Sudah Diusulkan ke Pemprov Jateng

Terminal Kota Tegal Tetap Saja Sepi Penumpang, Padahal Sudah Direstui Kemenhub

Pemkot Tegal Sidak Supermarket, Bukan Makanan Kadaluarsa Tetapi Temukan Ini

Bupati Semarang: Silakan Gelar Salat Idulfitri, Bila Berada di Wilayah Zona Putih

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved