Berita Jawa Tengah
WFH Diperpanjang Hingga 31 Mei, Sekda Kota Salatiga: Ini Bukan Libur, Kami Akan Terus Pantau
WFH bukanlah libur, namun tetap bekerja dari rumah dengan mengerjakan pekerjaan yang berkasnya dibawa di rumah dan setiap saat dipantau oleh pimpinan.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga memperpanjang kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH).
Sekda Kota Salatiga, Fakruroji mengatakan, kebijakan WFH diperpanjang sampai 31 Mei yang awalnya diberlakukan hingga 21 April 2020.
"Hal tersebut mengacu kepada Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah."
"Sebagian kerja dari rumah, sebagian bekerja di kantor dengan sistem piket."
"Agar pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (12/5/2020).
• Hasil Pencucian Uang Dilimpahkan ke Kejari Kota Semarang, BNNP Jateng: Totalnya Rp 1,14 Miliar
• Donasi Rp 42 Juta Diserahkan ke PMI Kota Semarang, Hasil Konser Amal Tribun Jateng
• Jalan Protokol Menuju Alun-alun Purwokerto Ditutup Tiap Malam, Dishub: Diberlakukan Mulai Hari Ini
• Anggota KPU Kendal Dipecat! Surat Putusan DKPP Atas Dugaan Pelanggaran Kode Etik
Menurut Fakruroji, pengaturan WFH juga sebagai bentuk penerapan social distancing dan phsycal distancing agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 secara masif.
Ia menambahkan, WFH bukanlah libur, namun tetap bekerja dari rumah dengan mengerjakan pekerjaan yang berkasnya dibawa di rumah dan setiap saat dipantau oleh pimpinan.
"Pada saat bila dibutuhkan untuk kerja ke kantor untuk menyelesaikan suatu hal, harus datang dan siap."
"Yang bertanggungjawab WFH adalah kepala OPD masing-masing,” katanya.
Dikatakannya, tugas kepala OPD dalam WFH adalah memantau keberadaan anak buahnya dan penyelesaian pekerjaan.
Jika diundang ke kantor untuk mempertanggungjawabkan pekerjaannya juga harus selalu siaga.
Pihaknya menyatakan, selama WFH berlaku perubahan jam kerja bagi yang piket masuk bekerja mulai pukul 07.30 hingga pukul 15.00.
Untuk Jumat masuk pukul 07.30 dan pulang pukul 11.00.
“Prinsipnya work from home ini untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan social distancing dan phisycal distancing,” ujarnya. (M Nafiul Haris)
• Sudah Tersedia di Gerai Ponsel, Ini Harga dan Spesifikasi Oppo Reno3 Pro
• Kereta Luar Biasa Mulai Beroperasi, Tazkiyah Hanya Sendiri dalam Satu Gerbong Menuju Jakarta
• Ngangklang, Tradisi Pemuda Ngareanak Kendal Jelang Sahur, Keliling Kampung Sembari Bunyikan Musik
• Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/thr-pemkot-salatiga-rp-15-miliar.jpg)