PKM Semarang

Hoaks! Pesan Berantai Denda Rp 300 Ribu Bagi Pengendara Tak Gunakan Masker di Semarang

Pesan berantai melalui aplikasi Whatsapp terkait operasi masker di sejumlah jalan protokol Kota Semarang beredar luas di masyarakat dan itu hoaks.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Tangkapan layar pesan berantai melalui WhatsApp terkait denda tak gunakan masker di Kota Semarang. Dipastikan itu adalah informasi hoaks atau tidak benar. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pesan berantai melalui aplikasi Whatsapp terkait operasi masker di sejumlah jalan protokol Kota Semarang beredar luas.

Dalam pesan berantai itu mengonfirmasikan perihal adanya operasi masker oleh tim gabungan dari TNI-Polri di Jalan Dr Cipto, Kecamatan Semarang Timur.

Lalu di Jalan Mataram, Semarang Selatan, dan beberapa jalan protokol lainnya.

Hasil Pencucian Uang Dilimpahkan ke Kejari Kota Semarang, BNNP Jateng: Totalnya Rp 1,14 Miliar

Anggota KPU Kendal Dipecat! Surat Putusan DKPP Atas Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Jalan Protokol Menuju Alun-alun Purwokerto Ditutup Tiap Malam, Dishub: Diberlakukan Mulai Hari Ini

Kereta Luar Biasa Mulai Beroperasi, Tazkiyah Hanya Sendiri dalam Satu Gerbong Menuju Jakarta

Apabila tak menggunakan masker saat melintas di beberapa jalan besar tersebut, tim gabungan dalam pesan berantai itu akan memberi denda sebesar Rp 300 ribu.

Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menyatakan bila pesan berantai itu tidak benar alias hoaks.

Dia menegaskan, di Kota Semarang tidak ada penerapan sanksi denda Rp 300 ribu bagi pengendara yang tidak menggunakan masker saat berkendara.

"Tidak benar infonya soal denda. Kalau operasi masker memang ada di beberapa pospam."

"Tapi, sifatnya imbauan persuasif. Tidak sampai ada denda," kata AKBP Ardi kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (12/5/2020).

Sejauh ini, kata dia, pengecekan penggunaan masker bagi pengendara juga dilakukan di sejumlah akses perbatasan masuk Kota Semarang.

Menurut dia, hal itu dilakukan guna mendukung program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) oleh Pemkot Semarang.

"Ke Semarang memang wajib menggunakan masker."

"Namun, jika tidak menggunakan, tidak sampai didenda. Justru, yang tidak menggunakan, kami beri masker," jelasnya.

Melihat Sidang Online Penghuni Rutan Polres Kebumen, Manfaatkan Fasilitas Video Call

WFH Diperpanjang Hingga 31 Mei, Sekda Kota Salatiga: Ini Bukan Libur, Kami Akan Terus Pantau

Sudah Tersedia di Gerai Ponsel, Ini Harga dan Spesifikasi Oppo Reno3 Pro

Donasi Rp 42 Juta Diserahkan ke PMI Kota Semarang, Hasil Konser Amal Tribun Jateng

Sementara, Kapolsek Semarang Timur, Iptu Budi Antoro berkata, sejauh ini tidak ada operasi masker oleh tim gabungan di sepanjang Jalan Dr Cipto.

"Tidak ada pengecekan di sepanjang Jalan Dr Cipto sejauh ini. Jadi, jelas tidak ada operasi."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved