Berita Kecelakaan

Pelaku Tabrak Lari di Semarang Seret Balita 3 Tahun dengan Mobilnya, Polisi: Pengemudi Mabuk Miras

Satlantas Polrestabes Semarang menahan pengemudi mobil hatchback Agya merah yang sempat berusaha melarikan diri usai menabrak pemotor

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ RezaGustav
Warga mengerumuni kendaraan yant terlibat kecelakaan tabrak lari di Tembalang Semarang, Senin (13/4/2020) malam 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Satlantas Polrestabes Semarang menahan pengemudi mobil hatchback Agya merah yang sempat berusaha melarikan diri usai menabrak pemotor di Jl Kompol R Soekanto, Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang, Senin (13/3/2020) malam kemarin.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menuturkan, pengemudi Agya bernopol H 8514 UP itu ditahan selama 1x24 jam sejak diamankan di TKP pada Senin kemarin sekira pukul 20.00 WIB.

Dia menuturkan, alasan ditahannya pengemudi bernama Edwin D (32), warga Kecamatan Genuk, Kota Semarang itu karena sedang dalam pengaruh alkohol saat mengendarakan mobil.

"Pengemudi di bawah pengaruh alkohol berat. Dari hasil pemeriksaan kami, pengemudi Agya itu mengandung 400 ml alkohol per 1 liter urinenya. Jadi, kami tahan sementara 1x24 jam," jelas AKBP Yuswanto Ardi kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/4/2020).

Rapid Test Seorang Tenaga Kesehatan Banjarnegara Positif Corona, Hasil Swab Masih Menunggu

Apa Beda Rapid Test dan PCR Pemeriksaan Virus Corona? Ini Penjelasan Kadinkes Kabupaten Tegal.

Update Virus Corona di Cilacap 14 April 2020: 1122 Orang Telah Selesai Pemantauan, Simak Hasilnya

Simak, Infeksi Virus Corona Juga Bisa Memunculkan Gejala yang Tampak di Kulit

Ardi, panggilannya, menjelaskan, dari kecelakaan ini, setidaknya tiga orang mengalami luka-luka.

Mereka bertiga kala itu sedang berboncengan dalam satu motor.

Awalnya, kata Ardi, sebelum kecelakaan terjadi Edwin tengah melaju dari arah Meteseh ke Sambiroto, Kecamatan Tembalang.

Lalu, tiga orang yang berada pada motor Vario H 5875 BEG itu ditabrak Edwin.

Setelah menabrak, lantas pengemudi mobil tersebut justru hendak melarikan diri.

Edwin tak sadar bahwa saat kabur ternyata sedang menyeret motor yang ditabraknya.

"Motor beserta tiga orangnya terseret cukup jauh, sekira 500 meter."

"Mobil itu berhenti kabur setelah menabrak lagi kendaraan di depannya yang sedang parkir di bahu jalan.

Kendaraan yang ditabrak Edwin adalah mobil pick-up H 1675 YA," ungkap Ardi.

Staf Khusus Jokowi Minta Maaf Telah Surati Camat se Indonesia untuk Kegiatan Perusahaan Pribadi

Relawan di Banyumas Meninggal Setelah Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Diduga Bukan Karena Corona

Kelurahan di Yogyakarta Ini Sediakan Tempat Khusus Bagi Pemudik untuk Isolasi Selama 2 Pekan

Relawan Penanggulangan Wabah Corona di Banyumas Meninggal Usai Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Sementara, adapun tiga korban yang mengalami luka-luka cukup parah itu antara lain, Dewi Artika (18), Adelia Sekar (14), dan Akila Riski (3).

Mereka bertiga dilarikan ke RSUD Wongsonegoro Ketileng, Semarang.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito menerangkan, sebagian besar korban mengalami luka pada bagian tangan dan wajah.

"Pengemudi motornya itu si Dewi Artika. Dia membonceng dua orang. Mereka ditabrak pengemudi mobil yang melaju tak karuan saat itu," ungkap AKP Sugito. (Tribunjateng/gum).

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved