Berita Banjarnegara

Rapid Test Seorang Tenaga Kesehatan Banjarnegara Positif Corona, Hasil Swab Masih Menunggu

Seorang petugas kesehatan di sebuah fasilitas layanan kesehatan di Banjarnegara diketahui reaktif Corona.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Seorang petugas kesehatan di sebuah fasilitas layanan kesehatan di Banjarnegara diketahui reaktif Corona.

Istilah reaktif adalah untuk mereka yang hasil rapid testnya menunjukan positif virus corona.

Oleh karena itu hasil itu masih harus diuji kembali dengan tes swab tenggorokan agar status positifnya benar-benar akurat.

Pegawai dengan inisial Z itu berasal dari Kabupaten Wonosobo namun berdinas di Banjarnegara.

Apa Beda Rapid Test dan PCR Pemeriksaan Virus Corona? Ini Penjelasan Kadinkes Kabupaten Tegal.

Update Virus Corona di Cilacap 14 April 2020: 1122 Orang Telah Selesai Pemantauan, Simak Hasilnya

Simak, Infeksi Virus Corona Juga Bisa Memunculkan Gejala yang Tampak di Kulit

Staf Khusus Jokowi Minta Maaf Telah Surati Camat se Indonesia untuk Kegiatan Perusahaan Pribadi

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, petugas kesehatan itu sempat merawat Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini telah meninggal dunia.

"Kami akan lakukan tracking terhadap petugas kesehatan lainnya yang melakukan kontak erat dengan Z,"katanya

Seorang warga Kecamatan Purwanegara juga diketahui reaktif Covid 19 dari hasil rapid test.

Pria inisial Y (54), itu adalah satu di antara sekitar 50 peserta Ijtima ulama di Gowa Sulawesi Selatan asal Kabupaten Banjarnegara.

Budhi mengatakan, belum semua warganya yang menjadi peserta ijtima Gowa menjalani pemeriksaan rapid test oleh Dinas Kesehatan Banjarnegara.

Budhi pun meminta mereka inisiatif untuk melapor ke pemerintah setempat, serta memeriksakan diri ke Puskesmas jika merasa memiliki gejala mirip Covid-19.

"Kami akan kejar. Kami sudah tahu identitasnya,"katanya

Budhi mengatakan, ada empat Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di Banjarnegara.

Relawan di Banyumas Meninggal Setelah Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Diduga Bukan Karena Corona

Kelurahan di Yogyakarta Ini Sediakan Tempat Khusus Bagi Pemudik untuk Isolasi Selama 2 Pekan

Relawan Penanggulangan Wabah Corona di Banyumas Meninggal Usai Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Aktor The Raid 2 Tio Pakusadewo Kembali Tersangkut Kasus Narkoba

Selain itu, ada 11 Orang dalam Pemantauan (ODP) yang saat ini menjalani isolasi mandiri.

Mereka memiliki riwayat pulang dari luar negeri semisal Italia, Amerika, Hongkong dan Korea Selatan.

Sebelum mencuat di Banjarnegara, Pemkab Wonosobo sebelumnya melaporkan 3 warganya dinyatakan positif Covid 19 dari hasil uji swab.

Mereka bagian dari sekitar 50 peserta ijtima di Gowa Sulawesi Selatan asal Kabupaten Wonosobo. (aqy)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved