Breaking News:

Berita Semarang

Oknum Satpam Tampar Perawat, Sedang Berobat, Tak Terima Diingatkan Soal Pakai Masker

Oknum Satpam, berinisial BC tak terima saat diingatkan perawat soal pemakaian masker. padahal ia sedang sakit

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: yayan isro roziki
Victory News via Serambinews.com
Ilustrasi penganiayaan - Tak terima diingatkan soal pemakaian masker, oknum Satpam yang sedang berobat ke klinik tampar perawat jaga. 

Oknum Satpam, berinisial BC tak terima saat diingatkan perawat soal pemakaian masker. Saat datang ke klinik untuk berobat, BC diketahui tidak memakai masker, padahal ia sedang sakit.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang oknum satuan pengamanan (Satpam) sebuah sekolah di Kota Semarang, membuat ulah ketika sedang berobat di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kemijen, Semarang Timur.

Oknum Satpam berinisial BC (43) itu, terekam CCTV sedang menampar perawat yang sedang berjaga di klinik kesehatan tersebut.

Musababnya, BC tak terima saat diingatkan soal pemakaian masker. Saat datang ke klinik, BC diketahui tidak memakai masker, padahal ia sedang sakit.

Rekaman video yang viral di media sosial memperlihatkan detik-detik si pasien seperti berdebat dengan perawat di meja pendaftaran.

Pak RT dkk Provokator Tolak Pemakaman Jenazah Perawat RSUP Kariadi Korban Corona Ditangkap Polisi

Update Virus Corona Indonesia, 11 April - Meningkat Tajam, 3.842 Positif, 327 Meninggal, 286 Sembuh

Jubir Gugus Tugas: Pemerintah Minta Masyarakat Tak Tolak Pemakaman Jenazah Terkait Virus Corona

Ratusan Penjahit di Banjarnegara Banting Setir Produksi Masker Kain, Raib: Harganya Tak Aji Mumpung

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (9/4) pukul 09.00 pagi tersebut, kini telah ditangani oleh aparat Polsek Semarang Timur.

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Budi Antoro, saat dikonfirmasi TribunJateng.com menyebut, pasien berinsial BC itu awalnya sedang mendaftar berobat di Klinik Pratama Dwi Puspita.

Kemudian, kata Kapolsek, karena tidak terima saat ditegur oleh salah seorang perawat berinsial HM, BC langsung menampar yang bersangkutan.

Sesaat setelah kejadian, perawat tersebut langsung melapor ke Polsek Semarang Timur.

"Saat kejadian memang kita dapati laporan kalau ada pasien menampar perawat. Dia tersinggung karena ditegur tidak memakai masker."

Viral Kabar 4 Gunung Api di Indonesia Erupsi Serentak, Berikut Klarifikasi PVMBG

"Si pasien sudah datang ke Polsek untuk dimintai keterangan," ujar Iptu Budi kepada TribunJateng.com.

Dalam hal ini, Iptu Budi mengaku juga sudah melakukan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) atas kejadian tersebut.

Budi menjelaskan saat ini sedang memperdalam penyelidikan dengan memanggil para saksi di lokasi kejadian.

Pihaknya juga telah meminta keterangan dari si perawat terkait peristiwa di Klinik Pratama.

"Kami kini sedang menunggu hasil visum dari perawatnya. Kalau terbukti penganiayaan kita kenai pasal 352 KUHP."

"Tapi kalau visumnya menunjukkan luka berat bisa dijerat pasal 351 KUHP dan akan dipenjara," pungkas Kapolsek. (*)

Lebih dari 100 Ribu Orang, Korban Meninggal Setelah Terinfeksi Virus Corona di Seluruh Dunia

2.108 Orang Meninggal dalam Sehari, Amerika Catatkan Rekor Kematian Tertinggi karena Corona

Hari Ini Dibuka, Kartu Prakerja Bukan Hanya untuk Pengangguran, Siapa Saja yang Boleh Mendaftar?

Khofifah Larang Debt Colector Tagih Nasabah, Minta Leasing Bantu Debitur Terdampak Virus Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved