Breaking News:

Teror Virus Corona

Lockdown Dusun Bawahan Dibuka, Pemdes Gunungwuled Purbalingga: Warga Kini Boleh Keluar Rumah

Pemerintah Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga membuka kembali Dusun Bawahan, Kamis (9/4/2020), yang sebelumnya dilockdown.

PEMDES GUNUNGWULED PURBALINGGA
Pemdes Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga membuka akses dari dan ke Dusun Bawahan, Kamis (9/4/2020). Sebelumnya dusun tersebut diisolasi sejak 25 Maret 2020. 

Pihaknya masih mengandalkan bantuan yang dikirimkan di desanya.

"Saat ini kami masih mengandalkan stok bantuan yang dikirimkan ke desa kami," tutur dia.

Berbeda halnya di Desa Bedagas, Kecamatan Pengedegan yang masih mengisolasi ratusan warganya di Dusun Kecombron.

Kades Begadas, Juwari menuturkan, ada 823 jiwa yang harus menjalani isolasi diri di rumah.

Hal ini dikarenakan satu keluarga di dusun tersebut yang terindikasi terpapar virus corona.

"Mereka pendatang. Satu keluarga itu setelah dites oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, dan hasilnya negatif," tutur dia.

Menurutnya, bantuan yang datang hanya baru dari Pemkab.

Hingga saat ini belum ada belum ada bantuan dari pihak lain yang diterima desa tersebut.

"Kemarin per KK kami berikan bantuan Rp 50 ribu. Untuk sementara anggarannya masih cukup," imbuh dia.

Al Irsyad Purwokerto Sumbang 100 Ribu Masker Kain, Bupati Banyumas: Segera Kami Distribusikan

Robot Jadi Pahlawan Petugas Medis Tangani Virus Corona, Ini Kisah Mereka di Beberapa Negara

Cegah Virus Corona di Ponpes Alif Baa Banjarnegara, Begini Perlakuan Gus Khayat Terhadap Santrinya

Polisi Tangkap 81 Pelaku Penyebar Hoaks Virus Corona

Pasien Positif Bertambah Satu Orang

Di sisi lain, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menuturkan, 27 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di sejumlah rumah sakit dinyatakan negatif virus corona.

Sementara 38 PDP lainnya masih menunggu hasil swab dari laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.

“Kami minta masyarakat Purbalingga untuk tetap tenang dan waspada. Tidak usah keluar rumah dahulu."

"Tetap menjaga jarak atau social distancing, rajin cuci tangan pakai sabun, dan selalu pakai masker apabila terpaksa harus keluar rumah," jelas Bupati akrab disapa Tiwi, dari rilis diperoleh Tribunbanyumas.com, Kamis (9/4/2020).

Namun, kata Tiwi, jumlah pasien positif corona di Kabupaten Purbalingga bertambah satu orang.

Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki usia 50 tahun, berasal dari Kecamatan Kota yang mempunyai riwayat mobilisasi pulang dari Bandung, Jawa Barat.

“Pulang dari Bandung beberapa minggu lalu dan mengeluh sakit. Kemudian pada 25 Maret 2020 masuk RSU Panti Nugroho."

"Saat dilakukan swab ternyata hasilnya positif, sehingga sampai hari ini menjadi 6 kasus positif di Purbalingga," jelasnya.

Ia menerangkan, secara komulatif data per 9 April 2020, jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) di Purbalingga sebanyak 2.133 orang.

831 ODP di antaranya sudah melalui masa karantina rumah selama 14 hari serta kondisinya sehat.

Selain itu, jumlah PDP sebanyak 77 orang, 6 dinyatakan positif, 27 negatif, 38 PDP masih menunggu hasil lab dan 6 orang meninggal dunia. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Pria Asal Karangreja Purbalingga Diduga Terjangkit Virus Corona, Meninggal Pasca Kecelakaan Tunggal

Ini Penjelasan Dinkes Kendal Tanggapi Warganet Terkait Santri Positif Corona

Fenomena Langka di Kutub Utara, Muncul Lubang Raksasa di Lapisan Ozon Arktik

Instalasi Listrik Belum Terpasang, Warga Terdampak Longsor Banjarnegara Tunda Tempati Rumah Baru

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved