Breaking News:

Teror Virus Corona

Lockdown Dusun Bawahan Dibuka, Pemdes Gunungwuled Purbalingga: Warga Kini Boleh Keluar Rumah

Pemerintah Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga membuka kembali Dusun Bawahan, Kamis (9/4/2020), yang sebelumnya dilockdown.

PEMDES GUNUNGWULED PURBALINGGA
Pemdes Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga membuka akses dari dan ke Dusun Bawahan, Kamis (9/4/2020). Sebelumnya dusun tersebut diisolasi sejak 25 Maret 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Setelah beberapa lama melakukan lockdown (isolasi wilayah), Pemerintah Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga membuka kembali Dusun Bawahan, Kamis (9/4/2020)

Dusun itu diisolasi sejak 25 Maret 2020 dan kini dibuka kembali akses pada pukul 10.00.

Warga yang dikarantina pun telah diperbolehkan keluar rumah.

"Per hari ini karantina atau lockdown sudah kami buka," ujar Kades Gunungwuled, Nashirudin Latif kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (9/4/2020).

Dinkes Cilacap: Tiga Pasien Positif Corona Masuk Klaster Lembang Bandung, Bukan Perantauan

Nuria Kurniasih Meninggal, Perawat RSUP Kariadi Semarang, PPNI: Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan

Pasien Positif Corona Indonesia 9 April - Sehari Tambah 337 Kasus, Total 2.671 Dirawat

Tolak Dikarantina di Graha Wisata Niaga Surakarta, Dua Pemudik Balik Kanan

Menurut Latif, hasil pemeriksaan petugas medis tidak ada satu pun warga terindikasi atau terpapar virus corona di Dusun Bawahan.

Dimana di dusun tersebut pernah kontak langsung dengan pasien positif corona

Namun satu pasien positif corona yang ada di dusun tersebut hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan pemerintah.

"Hasil pemeriksaan petugas medis pada Rabu (8/4/2020) dinyatakan tidak ada yang terindikasi terpapar Covid-19," jelasnya.

Meski ada satu warga yang telah dinyatakan sebagai pasien positif corona, menurutnya, warga Desa Gunungwuled khususnya Dusun Bawahan masih dinilai relatif aman secara umum.

Sehingga harapannya, tidak ada lagi stigma dari masyarakat yang menganggap warga di dusun itu sebagai pembawa virus corona.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved