Teror Virus Corona
Pasien Positif Corona Indonesia 9 April - Sehari Tambah 337 Kasus, Total 2.671 Dirawat
Menurut Yurianto, data ini juga memperlihatkan kondisi masyarakat dalam seminggu terakhir yang belum patuh terhadap imbauan pemerintah.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto berucap, gambaran menyedihkan masih terlihat hari ini, Kamis (9/4/2020) berkait penyebaran virus corona di Indonesia.
Pemerintah menyatakan, masih terjadi penambahan pasien positif corona dan mengidap Covid-19.
Hingga Kamis (9/4/2020) pukul 12.00, data yang dihimpun memperlihatkan total ada 3.293 kasus Covid-19 di Tanah Air.
Jumlah ini bertambah 337 pasien Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
• Tolak Dikarantina di Graha Wisata Niaga Surakarta, Dua Pemudik Balik Kanan
• Begini Kondisi Terkini Pasien Positif Corona di Kendal, Petugas Medis Ubah Desain Ruang Isolasi
• Rp 71 Miliar Disiapkan Pemkot Salatiga, Kebutuhan Enam Bulan Tangani Virus Corona
• Fenomena Langka di Kutub Utara, Muncul Lubang Raksasa di Lapisan Ozon Arktik
Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto di Graha BNPB pada Kamis (9/4/2020) sore.
"Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 337, sehingga jumlah menjadi 3.293 kasus," ujar Yurianto.
Dia menambahkan, dalam periode yang sama juga terjadi penambahan 30 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.
Dengan demikian, total ada 252 pasien yang kini dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.
Namun, pemerintah masih mengungkapkan kabar duka dengan adanya penambahan 40 pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Ini menyebabkan secara akumulasi ada 280 pasien yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus corona.
Menurut Yurianto, data ini menggambarkan masih terjadinya penularan Covid-19 di masyarakat.
Masyarakat Belum Patuh
Dia pun menyesali tingginya penambahan kasus baru dan jumlah pasien meninggal.
"Gambaran ini sangat menyedihkan untuk semua karena penularan masih terus berlangsung," kata Yurianto.
Menurut Yurianto, data ini juga memperlihatkan kondisi masyarakat dalam seminggu terakhir yang belum patuh terhadap imbauan pemerintah.