Teror Virus Corona

Begini Kondisi Terkini Pasien Positif Corona di Kendal, Petugas Medis Ubah Desain Ruang Isolasi

Kondisi kesehatan pasien positif corona di Kabupaten Kendal kini mengalami kemajuan, Kamis (9/4/2020).

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kondisi kesehatan pasien positif corona di Kabupaten Kendal kini mengalami kemajuan, Kamis (9/4/2020).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay.

Dia mengatakan, pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit rujukan di Kendal mengalami kemajuan kesehatan yang cukup pesat.

Sejak ditetapkan sebagai pasien positif corona pada 5 April 2020, remaja santri berusia 10 tahun itu mengalami kemajuan kodisi kesehatan di ruang isolasi.

Rp 71 Miliar Disiapkan Pemkot Salatiga, Kebutuhan Enam Bulan Tangani Virus Corona

Fenomena Langka di Kutub Utara, Muncul Lubang Raksasa di Lapisan Ozon Arktik

Polisi Tangkap 81 Pelaku Penyebar Hoaks Virus Corona

Kemajuan itu diklaimnya pula terbantu oleh kreativitas para tenaga medis yang memberikan sejumlah mainan dan merenovasi desain ruang isolasi.

Dengan penambahan jendela kaca, pasien tersebut bisa melihat para tenaga medis yang berada di luar ruang isloasi.

"Perkembangannya pasien sangat bagus. Hari ini kami sudah ambil tes swab kembali dan dikirim ke Salatiga untuk dicek tahap kedua," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, berdasar hasil video conference dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu, disebutkan oleh beberapa ahli medis, ada perkiraan 3 juta orang yang dimungkinkan terinfeksi virus Covid-19 pada Juni-Juli 2020.

Atas dasar itu, pihaknya berharap masyarakat Kendal bisa membantu penekanan angka tersebut sehingga dapat terkendali oleh tim tenaga medis yang ada.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak memberikan stigma buruk ataupun mengucilkan keluarga pasien, terlebih keluarga pasien positif corona.

Ferinando meminta agar masyarakat bisa bahu membahu dalam mengatasi penyebaran virus corona.

Termasuk juga membantu menyuplai kebutuhan makanan bagi keluarga yang kurang mampu.

"Sekali lagi kami terus imbau agar masyarakat mematuhi imbauan pemerintah."

"Kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan atau mendesak," jelasnya.

Cegah Virus Corona di Ponpes Alif Baa Banjarnegara, Begini Perlakuan Gus Khayat Terhadap Santrinya

Robot Jadi Pahlawan Petugas Medis Tangani Virus Corona, Ini Kisah Mereka di Beberapa Negara

Al Irsyad Purwokerto Sumbang 100 Ribu Masker Kain, Bupati Banyumas: Segera Kami Distribusikan

Santri Positif Corona Seusai dari Solo

Sebelumnya terkonfirmasi, hasil tracking sementara terhadap pasien positif corona (Covid-19), Dinkes Kabupaten Kendal menetapkan status 18 orang dalam pemantauan (ODP).

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya di Tribunbanyumas.com, Senin (6/4/2020), seorang santri di sebuah pondok pesantren (ponpes) dinyatakan positif corona.

Itu diketahui seusai Pemkab Kendal memperoleh hasil tes swab terhadap santri laki-laki berusia 10 tahun tersebut pada Minggu (5/4/2020) malam.

Dalam hasil tracking yang dilakukan tim, diketahui pula, remaja tersebut tak hanya mondok di sebuah ponpes di Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Yang bersangkutan selama sekira 1 tahun terakhir tinggal di sebuah panti asuhan di wilayah tersebut, hanya berbeda yayasan.

Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, dari data tersebut, setidaknya ada 18 orang yang kini masuk dalam kategori ODP.

Kata Ferinando, 18 orang tersebut diketahui terlibat kontak langsung dengan remaja yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Saat ini pasien positif corona tersebut sudah berada di ruang isolasi rumah sakit rujukan di Kendal."

"Yang bersangkutan di panti asuhan ikut kakaknya dalam setahun terakhir ini. Dia juga mondok di sebuah ponpes," tutur Ferinando kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (7/4/2020).

Kapolresta dan Dandim Banyumas Datangi Rumah Warga, Edukasi Sekaligus Berikan Sembako

600 Lansia Kota Tegal Dikirimi Rantang Tiap Kamis, Pemkot Gandeng Driver Grab

Pria Asal Karangreja Purbalingga Diduga Terjangkit Virus Corona, Meninggal Pasca Kecelakaan Tunggal

Sedangkan orangtua (Ibu) remaja tersebut, lanjutnya, berdomisili di Bawen, Kabupaten Semarang.

Berkait belasan ODP tersebut, itu adalah mereka yang diketahui terlibat kontak langsung dengan pasien dalam 2 pekan terakhir.

"Data sementara ada 18 orang yang kami pantau terus perkembangan kesehatannya," terangnya.

Selain pemantauan di lokasi panti asuhan, pihaknya juga mendata beberapa petugas kesehatan yang sebelumnya berkontak langsung dengan pasien.

Kepada semua ODP termasuk petugas medis, Ferinando mengimbau untuk mengisolasi diri, tidak keluar rumah atau berinteraksi dengan warga selama 14 hari.

Ia juga berharap semua ODP untuk tidak ragu memeriksakan diri kesehatannya saat terjadi gejala demam, batuk, maupun sesak napas.

"Semua sudah kami lakukan sesuai prosedur kesehatan."

"Termasuk saat pasien dipulangkan untuk dilakukan isolasi mandiri kepada pengurus panti agar kondisinya tetap stabil."

"Kami juga akan segera lakukan tes swab kepada pihak yang sudah terdata itu, karena ada kemungkinan tertular lebih besar," jelasnya.

Terpisah, Bupati Kendal, Mirna Annisa menegaskan, meskipun ada satu pasien positif corona yang dirawat di rumah sakit Kendal, warga tidak perlu takut dan panik.

Karena semua prosedur kesehatan dan pengamanan sudah diterapkan, termasuk mengisolasi pasien.

Lalu mendata orang yang kontak langsung dengan pasien, serta sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi yang didatangi pasien tersebut.

"Kami ajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan dan menjaga diri, juga keluarga masing-masing. Jangan lupa berdoa," terangnya.

Satu hal lain yang tak kalah penting menurutnya, agar tidak menyepelekan wabah virus corona yang sedang merebak ini.

"Dari perkembangannya, justru yang awalnya tanpa ada gejala justru pula positif Covid-19."

"Karena itu penting pula gunakan masker saat ada keperluan mendesak di luar rumah," ucapnya. (Saiful Ma'sum)

Ini Penjelasan Dinkes Kendal Tanggapi Warganet Terkait Santri Positif Corona

Hasil Tracking Santri Positif Corona di Kendal: Dinkes: Kesehatan 18 Orang Terus Dipantau

RS Darurat Covid-19 Rampung Sebelum Puasa, DPUPR Kendal: Bisa Tampung 70 Pasien

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved