Breaking News:

Berita Teknologi

Robot Jadi Pahlawan Petugas Medis Tangani Virus Corona, Ini Kisah Mereka di Beberapa Negara

Satu tim robot merawat sementara para pasien positif corona (Covid-19) di rumah sakit darurat Wuhan, sebuah kota di China.

AFP/CLOUDMINDS
Gambar selebaran yang disediakan oleh CloudMinds pada 7 April 2020 dan diambil pada awal Maret 2020 menunjukkan orang-orang melihat robot selama uji coba di sebuah rumah sakit lapangan di sebuah stadion olahraga di Wuhan, di provinsi Hubei tengah Cina, di mana robot digunakan selama Wabah coronavirus Cina. Robot tidak pernah berguna seperti sekarang di rumah sakit, di mana mereka membantu memerangi pandemi dengan membersihkan, memberikan informasi, membawa makanan dan obat-obatan, mengukur tanda vital dan menjadi perantara bagi dokter dan perawat yang tidak harus dekat dengan pasien sepanjang waktu dan karenanya lebih terlindungi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BEIJING - Satu tim robot merawat sementara para pasien dengan Covid-19 di rumah sakit darurat Wuhan, sebuah kota di China, tempat pertama kali virus corona merebak.

Robot itu bernama Cloud Ginger buatan CloudMinds dimana setiap harinya menyajikan makanan, mengambil suhu pasien, dan berkomunikasi dengan pasien melalui mesin.

Robot itu dioperasikan di Beijing dan California. 

Kapolresta dan Dandim Banyumas Datangi Rumah Warga, Edukasi Sekaligus Berikan Sembako

Al Irsyad Purwokerto Sumbang 100 Ribu Masker Kain, Bupati Banyumas: Segera Kami Distribusikan

600 Lansia Kota Tegal Dikirimi Rantang Tiap Kamis, Pemkot Gandeng Driver Grab

Purbalingga Kembali Berduka, Satu PDP Corona Meninggal, Mendadak Sesak Napas dan Muntah Darah

Awalnya, robot dianggap sebagai pencuri pekerjaan manusia dan calon penguasa.

Justru dalam situasi seperti ini robot dapat diandalkan sebagai sosok yang cepat, efisien, dan anti-penularan dalam perang melawan virus corona.

Presiden CloudMinds, Karl Zhao mengatakan, tentang sosok robot humanoid tersebut,

"Robotnya sangat berguna dalam menyediakan informasi, dilengkapi dengan percakapan."

"Bisa berdansa dan menghibur dan bahkan bisa mengajak pasien untuk olahraga stretching."

"Rumah sakit pintar dijalankan sepenuhnya oleh robot," kata Karl Zhao seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (9/4/2020).

Cara kerjanya, sebuah tim medis kecil mengendalikan robot rumah sakit dari jarak jauh.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved