Berita Teknologi
Robot Jadi Pahlawan Petugas Medis Tangani Virus Corona, Ini Kisah Mereka di Beberapa Negara
Satu tim robot merawat sementara para pasien positif corona (Covid-19) di rumah sakit darurat Wuhan, sebuah kota di China.
Robot juga digunakan di Thailand dan Israel.
Pasien di rumah sakit di Thailand dan Israel bertemu dengan robot untuk berkonsultasi yang dilakukan dokter melalui konferensi video.
Beberapa robot konsultasi bahkan cenderung melakukan tugas pemeriksaan klasik seperti mendengarkan paru-paru saat pasien bernapas.
Di Singapura, penggunaan robot akan dilakukan di Alexandra Hospital.
Robot yang digunakan adalah BeamPro dan bertugas mengirim obat dan makanan kepada pasien dengan virus corona.
Atau kepada mereka yang diduga terinfeksi virus corona di bangsal isolasi.
Dokter dan perawat bisa mengontrol robot menggunakan komputer dari luar ruangan.
Bahkan bisa melakukan percakapan dengan pasien melalui layar dan kamera yang ada pada robot.
• Instalasi Listrik Belum Terpasang, Warga Terdampak Longsor Banjarnegara Tunda Tempati Rumah Baru
• Pria Asal Karangreja Purbalingga Diduga Terjangkit Virus Corona, Meninggal Pasca Kecelakaan Tunggal
• Masa Pencegahan Virus Corona Banyumas Diperpanjang, Berlaku Hingga 29 Mei
• 258 Napi Nusakambangan Cilacap Wajib di Rumah dan Lapor Via Video Call
Menurut Direktur Inovasi Kesehatan Rumah Sakit, Alexander Yip, penggunaan robot meminimalisir kontak langsung dengan pasien yang diisolasi.
Itu berpengaruh pada pengurangan risiko penularan penyakit kepada petugas medis.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) AS mengatakan, mesin robot juga bisa dikirim untuk memindai keberadaan virus.
Seperti ketika kabin kapal pesiar Diamond Princess diperiksa keamanannya secara mingguan setelah penumpang yang terinfeksi dievakuasi.
Selain itu, rumah sakit yang beralih ke robot tidak perlu lelah membersihkan ruangan dan pegangan pintu dari virus dan bakteri.
Sementara di AS, Perusahaan Xenex telah melihat adanya lonjakan permintaan untuk robot mereka yang mampu mendisinfeksi kamar.
Hal ini diketahui dari keterangan Direktur Hubungan Media, Melinda Hart.