Breaking News:

Berita Teknologi

Robot Jadi Pahlawan Petugas Medis Tangani Virus Corona, Ini Kisah Mereka di Beberapa Negara

Satu tim robot merawat sementara para pasien positif corona (Covid-19) di rumah sakit darurat Wuhan, sebuah kota di China.

Editor: deni setiawan
AFP/CLOUDMINDS
Gambar selebaran yang disediakan oleh CloudMinds pada 7 April 2020 dan diambil pada awal Maret 2020 menunjukkan orang-orang melihat robot selama uji coba di sebuah rumah sakit lapangan di sebuah stadion olahraga di Wuhan, di provinsi Hubei tengah Cina, di mana robot digunakan selama Wabah coronavirus Cina. Robot tidak pernah berguna seperti sekarang di rumah sakit, di mana mereka membantu memerangi pandemi dengan membersihkan, memberikan informasi, membawa makanan dan obat-obatan, mengukur tanda vital dan menjadi perantara bagi dokter dan perawat yang tidak harus dekat dengan pasien sepanjang waktu dan karenanya lebih terlindungi. 

Atau kepada mereka yang diduga terinfeksi virus corona di bangsal isolasi.

Dokter dan perawat bisa mengontrol robot menggunakan komputer dari luar ruangan.

Bahkan bisa melakukan percakapan dengan pasien melalui layar dan kamera yang ada pada robot.

Instalasi Listrik Belum Terpasang, Warga Terdampak Longsor Banjarnegara Tunda Tempati Rumah Baru

Pria Asal Karangreja Purbalingga Diduga Terjangkit Virus Corona, Meninggal Pasca Kecelakaan Tunggal

Masa Pencegahan Virus Corona Banyumas Diperpanjang, Berlaku Hingga 29 Mei

258 Napi Nusakambangan Cilacap Wajib di Rumah dan Lapor Via Video Call

Menurut Direktur Inovasi Kesehatan Rumah Sakit, Alexander Yip, penggunaan robot meminimalisir kontak langsung dengan pasien yang diisolasi.

Itu berpengaruh pada pengurangan risiko penularan penyakit kepada petugas medis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) AS mengatakan, mesin robot juga bisa dikirim untuk memindai keberadaan virus.

Seperti ketika kabin kapal pesiar Diamond Princess diperiksa keamanannya secara mingguan setelah penumpang yang terinfeksi dievakuasi.

Selain itu, rumah sakit yang beralih ke robot tidak perlu lelah membersihkan ruangan dan pegangan pintu dari virus dan bakteri.

Sementara di AS, Perusahaan Xenex telah melihat adanya lonjakan permintaan untuk robot mereka yang mampu mendisinfeksi kamar.

Hal ini diketahui dari keterangan Direktur Hubungan Media, Melinda Hart.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved