Berita Banjarnegara
Janji Bupati Banjarnegara Kepada Perantau, Melindungi Mereka Agar Tidak Diusir Apalagi Dikucilkan
Penyebaran wabah virus corona yang masif di DKI Jakarta membuat warga di daerah ikut was-was.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Penyebaran wabah virus corona yang masif di DKI Jakarta membuat warga di daerah ikut was-was.
Pasalnya banyak warga daerah yang merantau ke Jakarta.
Sebagian masyarakat di daerah ketar-ketir jika ada perantau pulang dari ibukota alias mudik.
Mereka dikhawatirkan pulang membawa virus karena bekerja di daerah terjangkit atau zona merah.
• Alhamdulillah, Tiga PDP RSUD Cilacap Dinyatakan Negatif, Pramesti: Mereka Sudah Dipulangkan
• Sedih Saksikan Insiden Pemakaman Pasien Virus Corona, Ahmad Tohari: Bukan Watak Orang Banyumas
• Pasien Positif Corona Meninggal di Purwokerto Sempat Membaik, Rekan Saat Outbound Sembuh di Solo
• Swab Keluar Kemarin Hasilnya Positif, Warga Tegal Berstatus PDP Meninggal Pekan Lalu
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono ternyata ikut menaruh perhatian terhadap warganya yang merantau ke kota besar.
Ia tak ingin muncul rasa sentimen warga terhadap para perantau.
Ia bahkan tak segan akan menegur atas tindakan pengucilan bahkan pengusiran kepada pemudik yang sudah terlanjur pulang ke Banjarnegara.
“Kami mengimbau warga untuk memberikan perlakuan yang baik sesuai prosedur kepada pemudik yang sudah pulang ke rumahnya,” kata Bupati di sela pantauan Posko Covid-19, Rabu (1/4/2020).
Menurut Bupati, para perantau adalah warga Banjarnegara yang punya hak sama dengan lainnya.
Mereka pun merantau untuk menghidupi keluarga dan masa depannya.
Semisal menjadi pekerja, mahasiswa, maupun pelajar.
Terlebih situasi ekonomi di ibukota saat ini sedang tidak menentu karena wabah virus corona.
Sehingga secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi mata pencaharian mereka, para perantau.
Ketika tidak ada lagi yang dikerjakan atau nihil pendapatan, secara naluriah mereka pasti ingin pulang ke kampungnya masing-masing.
Jika pun ada pemudik yang dicurigai mengalami gejala Covid-19, warga seyogyanya menyampaikannya secara baik-baik.