Teror Virus Corona

Lockdown Local Full Bakal Diberlakukan di Tegal, Wali Kota: Dilematis Tapi Lebih Baik Saya Dibenci

Jika saya disuruh memilih, lebih baik saya dibenci daripada maut menjemput mereka. Penegasan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono conference pers terkait pasien positif corona RSUD Kardinah Tegal, di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020) malam. 

Secara umum kondisinya membaik, tidak lagi panas, dan tidak sesak napas.

Atas kejadian ini, Dedy Yon pun menghubungi PT KAI, menanyakan penumpang lain yang satu gerbong dengan pasien positif corona tersebut.

"Ini nama- namanya sudah saya kantongi. Akan kami konfirmasi kepada Pemprov Jateng."

"Ini harus dilacak. Jika perlu penumpang satu gerbong ini harus dikarantina," ungkapnya.

Sementara dalam laporannya, Dedy Yon mengatakan, jumlah PDP di Kota Tegal saat ini ada 22 orang.

Adapun 14 PDP masih diisolasi, 7 PDP sudah pulang dengan hasil negatif, dan 1 PDP meninggal dunia.

Ia menjelaskan, 14 PDP yang masih diisolasi, 4 orang dari Kota Tegal, 6 orang dari Kabupaten Tegal.

3 orang dari Kabupaten Brebes, dan 1 orang dari Kabupaten Pemalang.

"Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Tegal ada 37 orang," jelasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Tiga Huruf Seri Belakang Plat Nomor Kendaraan Disetop, Ini Aturan Resmi Polda Jateng

Bupati Banyumas Dibully Warga, Gara-gara Sukses Bikin Hand Sanitizer Berbahan Ciu

Anak-anak Mulai Stres Belajar di Rumah, Ganjar Dikomplain Orangtua Siswa

Satu Warga Kabupaten Semarang Positif Corona, Sudah Diisolasi di RSUD KRMT Wongsonegoro

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved