Wabah Virus Corona

Amankah Paket Belanja Online dari Virus Corona? Simak Cara Membersihkan dan Membukanya

Jual beli secara online kini sedang mengalami peningkatan transaksi setelah pemerintah meminta masyarakat untuk tetap di rumah karena wabah corona.

Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Ilustrasi Belanja online di E Commerce 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Jual beli secara online kini sedang mengalami peningkatan transaksi setelah pemerintah meminta masyarakat untuk tetap di rumah karena wabah corona.

Meski belanja dengan cara online mengurangi kontak langsung manusia dengan fasilitas umum yang bisa saja menjadi droplet virus corona, apakah paket yang datang secara online bisa dipastikan bebas dari virus?

Tidak sedikit orang yang khawatir, apakah kardus yang membungkus paket yang dikirimkan pada mereka bisa terkontaminasi virus corona.

Dilansir dari Business Insider, kecil kemungkinannya kita dapat terinfeksi virus corona dari kardus pembungkus paket yang dikirim.

Ini karena virus corona tak dapat hidup untuk waktu yang lama di permukaan keras.

Virus corona menyebar terutama ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, kemudian menyebarkan tetesan yang mengandung virus ke orang lain.

Bak Sampah Disulap Tandon Air, Fasilitas Cuci Tangan di Pasar Gede Solo

Terinfeksi Corona Presiden Real Madrid Periode 1995-2000 Lorenzo Sanz Meninggal Dunia

Selfie di Tikungan Jalan Tiga Gadis di Magetan Ditabrak Mobil

Cerita Hendra Kumbara Ciptakan Lagu Dalan Liyane, Terinspirasi Saat Naik Motor Ambil Laundry

Sehingga, para ahli kesehatan mengatakan, risikonya sangat kecil virus corona bisa menyebar melalui pembungkus paket yang diantar ke rumah.

"Jika ada transmisi melalui paket, kita akan melihat penyebaran global langsung dari China pada awal wabah," kata Elizabeth McGraw, direktur Pusat Penyakit Infeksi Menular di Pennsylvania State University.

"Kami tidak melihat hal itu dan karena itu saya pikir risikonya sangat rendah."

Namun, menurut Rachel Graham, seorang ahli epidemiologi di University of North Carolina, jika kamu ingin ekstra hati-hati, kamu dapat membersihkan paket yang baru diterima.

Ada bukti virus corona dapat hidup di permukaan tertentu selama berhari-hari, tetapi itu tidak berarti kamu akan mendapatkan Covid-19.

Ada juga beberapa bukti yang menunjukkan, bahwa coronavirus dapat hidup di permukaan, tetapi jumlah mereka bisa bertahan hidup juga tergantung pada bahan permukaan.

Sebuah studi baru dari National Institutes of Health menemukan, virus corona dapat bertahan hingga tiga hari pada plastik dan baja, dan 24 jam di atas kertas karton.

Studi 1 Maret di Journal of Hospital Infection menemukan, bahwa virus corona dapat bertahan hingga empat hari pada kayu dan kaca, serta hingga lima hari pada logam, plastik, dan keramik pada suhu 20 derajat Celsius.

Periode waktu ini dapat dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban, dan sifat permukaan yang berpori seperti kardus, uang kertas, dan kain.

Bukan Hoaks Paulo Dybala Konfirmasi Positf Corona, Bagaiman Nasib Ronaldo dan Higuain?

Didesak Lakukan Lockdown Akibat Virus Corona, Doni Monardo: Tidak Ada Instruksi Presiden Jokowi

Ibu di DIY Positif Corona Setelah Pulang dari Tangerang, Bagaimana Nasib Anak Usia 1 Tahunnya?

Peserta CPNS, Simak Cara Cek Hasil SKD yang Diumumkan Hari Ini

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved