Breaking News:

Berita Kriminal

Kalau Ada Petugas Mau Semprot Disinfektan di Rumah, Lapor Pak RT, Bisa Jadi Cuma Kedok Penipuan

Seluruh personel Bhabinkamtibmas di tiap kelurahan ataupun desa untuk mengingatkan warganya terkait penipuan berkedok penyemprotan disinfektan.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
POLDA JATENG
Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko A Dahniel. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polda Jateng mewaspadai keberadaan tim medis gadungan berkedok penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga.

Hal itu sudah diinstruksikan langsung Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel sejak lima hari lalu ke para jajarannya.

Dia menuturkan, sudah memerintahkan seluruh personel Bhabinkamtibmas di tiap kelurahan ataupun desa untuk mengingatkan warganya terkait penipuan berkedok penyemprotan disinfektan.

Dua Pasien Positif Corona di Solo, Ganjar: Lakukan Aktivitas Seperti Biasanya, Tak Usah Panik

BREAKING NEWS, Dua Pasien Positif Corona di Jateng, Ganjar: Dirawat Insentif di RSUD Moewardi Solo

Kini Berstatus Penyidikan! Kasus Pelantikan Bertarif Perangkat Desa Bojanegara di Purbalingga

ZI Buka Suara, Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Purbalingga, Terjadi Juga di Cipawon Bukateja

Dalam perintahnya tersebut, para Bhabinkamtibmas diminta untuk mengajak warga supaya menolak apabila ada tim medis gadungan.

Terlebih tiba-tiba menawarkan penyemprotan disinfektan dengan dalih ingin membersihkan virus corona di dalam rumah.

"Ini sudah kami rapatkan lima hari lalu. Melalui jaringan Polda Jateng."

"Kami perintahkan Bhabin agar warga diingatkan. Karena beberapa kasus, penipuan berkedok penyemprotan justru jadi tindak kejahatan."

"Pelaku memanfaatkan isu virus yang kini tengah beredar luas," jelas Kapolda seusai acara sosialisasi cuci tangan di Pos Lantas Simpanglima Semarang, Jumat (13/3/2020).

Dia juga mengingatkan, apabila masyarakat menjumpai kasus tersebut, mereka diminta segera melaporkannya ke pihak RT atau RW, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa terdekat.

Sebisa mungkin, kata Kapolda, warga harus menolak apabila ada tawaran penyemprotan disenfektan ke rumahnya.

Hal itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya tindak kejahatan berupa pencurian dan sejenisnya.

"Hati-hati. Kami sudah gencarkan sosialasi tersebut sejak lima hari lalu."

"Jika ada orang yang menawarkan demikian, segera lapor ke ketua lingkungannya."

"Atau bisa langsung ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa," tegas Kapolda. (Akhtur Gumilang)

Pertama di Cilacap, Overpass Sigong Mulai Diujicobakan, Peresmian Tunggu Jadwal Gubernur Jateng

Manisan Carica Banjarnegara Serasa Mulai Berkurang Kemanisannya, Produsen Keluhkan Harga Gula

Pengganti Jabat Tangan, Ganjar Kasih Alternatif Gunakan Salam Corona, Caranya Seperti Ini

Pasien Pengawasan Corona Meninggal di RSUD Moewardi Solo, Jenazah Dibungkus Plastik, Usia 59 Tahun

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved