Breaking News:

Berita Purbalingga

ZI Buka Suara, Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Purbalingga, Terjadi Juga di Cipawon Bukateja

Menurut ZI, uang syukuran pelantikan perangkat desa Rp 100 juta digunakan memberi uang transportasi tamu undangan dan perbaikan balai desa.

TRIBUN BANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kades Cipawon Segiyo Setiadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Keberatan perangkat desa terlantik atas nominal uang syukuran yang dipatok saat dilantik tidak hanya terjadi di Desa Bojanegara Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga.

Informasi yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin (9/3/2020), pelantikan perangkas desa bertarif itu juga terjadi di Desa Cipawon Kecamatan Bukateja.

Hal ini diakui satu di antara perangkat desa setempat yang baru saja dilantik.

ZI satu di antara perangkat Desa Cipawon yang blak-blakan ditarik uang syukuran saat pelantikan pada Desember 2019.

Ada tiga perangkat yang dilantik saat itu.

Ganjar Didatangi Eks Anggota ISIS, Begini Hasil Percakapan Mereka di Puri Gedeh Semarang

BREAKING NEWS, Empat Pasien Dinyatakan Negatif Corona di Banyumas, Tinggal Satu Lagi

"Untuk perangkat kadus ditarik Rp 35 juta dan kadus ditarik Rp 30 juta."

"Saat itu ada dua kadus yang dilantik dan satu kaur. Kalau dikakulasi biaya pelantikan sampai Rp 100 juta," tuturnya saat ditemui Tribunbanyumas.com beberapa hari lalu.

Menurutnya, uang syukuran Rp 100 juta digunakan memberi uang transportasi tamu undangan dan perbaikan balai desa.

Uang itu ditarik oleh ketua panitia pelantikan.

"Uang syukuran katanya sudah membudaya sejak dahulu. Kalau tidak ngasih uang proses pelantikan diperlama dan berbelit-belit prosesnya," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved