Berita Regional

Polisi Ungkap Sindikat Uang Palsu di Tangsel, Edarkan Upal Senilai Rp300 Juta. Di Kota Mana Saja?

Polisi Ungkap Sindikat Uang Palsu di Tangsel, Edarkan Upal Senilai Rp300 Juta. Di Kota Mana Saja?

Tribunnews.com
Ilustrasi uang palsu (upal). 

Polisi Ungkap Sindikat Uang Palsu di Tangsel, Edarkan Upal Senilai Rp300 Juta. Di Kota Mana Saja?

TRIBUNBANYUMAS.COM, TANGSEL  - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selaran (Tangsel) mengungkap sindikat pencetak dan pengedar uang palsu.

Sindikat ini telah beraksi selama kurang lebih dua tahun belakangan ini. Dalam perkara ini, polisi berhasil dua anggota sindikat.

Mereka AM (61) dan R (24). Keduanya berbagi peran dan saling bahu membahu dalam mencetak dan mengedarkan uang palsu.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan'> Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Muharram Wibisono, mengatakan telah sindikita ini telah melakukan aksinya selama dua tahun.

ZI Buka Suara, Pelantikan Perangkat Desa Bertarif di Purbalingga, Terjadi Juga di Cipawon Bukateja

Gadis 15 Tahun Bunuh Teman, Update Status FB Setelah Lakukan Pembunuhan dan Serahkan Diri ke Polisi

Desa Sumingkir Jadi Exit Tol Cilacap, Kades: Terdampak Cuma di Dusun Kedung Banteng Selatan

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Sania Dituntut 1,5 Penjara, Terlibat Jual Motor Korban

Menurut Muharram, selama waktu itu keduanya telah mengedarkan uang rupiah palsu senilai Rp300 juta di wilayah Tangerang Selatan'> Tangerang Selatan.

"Selama dua tahun kurang lebih sudah hampir Rp300 juta uang palsu yang berhasil mereka transaksikan dan edarkan," kata Muharram di Polres Tangerang Selatan'> Tangerang Selatan, Rabu (11/3/2020).

Muharram menjelaskan, kedua pelaku menjual dan mengedarkan uang palsu ke daerah pendalaman.

Kedua pelaku dan para pembeli bertemu di lokasi pencetakan uang palsu di salah satu apartemen di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan'> Tangerang Selatan.

BREAKING NEWS: 1 Pasien Virus Corona Meninggal, Kasus Kematian Pertama karena Covid-19 di Indonesia

"Modusnya dia melakukan penjualan di apartemen tersebut, sehingga si pihak yang akan membeli uang palsu ini akan datang di tempat tersebut. Jualnya itu tadi Rp1 juta untuk uang palsu Rp10 juta," kata dia.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap para pembeli uang palsu itu.

"Salah satunya transaksi terakhir itu yang masih kami dalami siapa orang yang melakukan transaksi dengan para pelaku," ucapnya.

Disinggung mengenai area edar uang palsu senilai ratusan juta rupiah itu, selain di Tangsel dan sekitarnya, Muharram belum memastikan.

Menurut dia, kepolisian masih terus mendalami perkara ini.

Pasien Positif Corona yang Meninggal Itu Dirawat di RSUP Sanglah Bali. Begini Respon Sekda Bali

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Berita Regional
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved