Berita Yogyakarta
Birahi Masih Tinggi, Kakek 78 Tahun di Kulon Progo Cabuli 4 Siswa SD
Seorang kakek berinisial KK (78) di Kulon Progo Yogyakarta mencabuli 4 siswi sekolah dasar. Pria yang merupakan warga Kapanewon Panjatan, Kulon Progo.
"Akibat tindak asusila ini, korban seperti terganggu psikisnya dan tidak konsentrasi saat pelajaran," katanya.
Keanehan ini lah yang membuat guru mereka curiga dan kemudian menanyai korban tentang apa yang telah dialaminya.
"Akhirnya siswa bercerita jika jadi korban tindak asusila. Pengakuan mereka juga direkam dan disimpan dalam sebuah DVD sebagai barang bukti," ungkapnya.
Bahkan terungkap dari pengakuan korban, ada yang sudah berulangkali dicabuli oleh pelaku.
Pelaku KK melakukan aksi tersebut, lanjutnya, sebagai pelampiasan.
"Pelaku ini walaupun sudah lanjut, masih memiliki hasrat seksual yang tinggi. Namun di sisi lain istrinya sudah meninggal dunia, jadi tidak ada pelampiasan," katanya.
• Fakta Baru Tersangka Penabrak Ibu Hamil Hingga Terjepit Tiang Listrik Ternyata Tidak Punya SIM
• Pagi Dibawa Keluar Petugas, Serli Herawati Tak Kembali ke Tahanan Sore Harinya, Kabur
Sudarmawan melanjutkan, pelaku melanggar pasal 81 atau 82 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Ancaman hukuman terhadap pelaku minimal 3 tahun penjara atau denda Rp 60.000.000,- atau hukuman maksimal 15 tahun penjara atau denda Rp 300.000.000,-.
Plh Wakapolres ini pun memberikan imbauan kepada para orang tua dan guru, untuk selalu mengawasi perilaku anak-anaknya, dan juga dengan siapa dia berteman dan kapan harus pulang.
Sementara itu, pelaku KK kepada pewarta mengakui bahwa dirinya hanya menggesekkan alat kelaminnya kepada korban untuk menyalurkan nafsunya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku kemudian memberikan uang.
"Saya beri Rp 5 ribu setiap orangnya," tutur KK.
Atas perbuatannya tersebut, KK mengaku menyesal dan tidak ingin mengulangi lagi perbuatannya. (TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pria Berusia 78 Tahun Tega Cabuli 4 Siswi SD di Kulon Progo, Begini Modusnya,