Berita Yogyakarta
Birahi Masih Tinggi, Kakek 78 Tahun di Kulon Progo Cabuli 4 Siswa SD
Seorang kakek berinisial KK (78) di Kulon Progo Yogyakarta mencabuli 4 siswi sekolah dasar. Pria yang merupakan warga Kapanewon Panjatan, Kulon Progo.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KULON PROGO - Seorang kakek berinisial KK (78) di Kulon Progo Yogyakarta mencabuli 4 siswi sekolah dasar.
Pria yang merupakan warga Kapanewon Panjatan, Kulon Progo itu memang dikenal memiliki birahi yang tinggi.
Meski demikian istrinya sudah meninggal beberapa tahun lalu.
Kini kakek tersebut harus menikmati akhir hidupnya di bali jeruji besi.
Ia ditangkap lantaran melakukan pencabulan kepada 4 orang anak-anak di bawah umur dengan rentang usia 7-10 tahun.
• Mendagri Minta Kades yang Salah Gunakan Dana Desa Jangan Langsung Ditindak. Ini Penjelasannya . . .
• WHO Minta Jangan Ada Negara yang Merasa Terbebas dari Corona, Sindir Indonesia?
Plh Wakapolres kulon Progo, Kompol Sudarmawan, Jumat (28/2/2020) menyampaikan bahwa pencabulan tersebut dilakukan pada Desember 2019.
"Namun baru diketahui dan dilaporkan pada Februari ini," katanya.
Parahnya, keempat anak yang dicabuli tersebut ternyata adalah tetangga pelaku yang tinggal berdekatan dengan sekolah mereka.
Ppelaku mengakui bahwa mereka saling mengenal satu sama lain.
Tindak asusila yang dilakukan oleh pelaku tersebut berhasil diungkap dari adanya undangan dari sebuah sekolah di Kapanewon Panjatan kepada orang tua wali murid pada tanggal 19 Februari 2020.
• Chord Kunci Gitar Lagu Anak Layang-layang
• Rumahnya Dilempari Batu, Dewi Perrsik Tulis Curhatan Galau: Alam Orang atau Mistis?
Mereka diberitahu oleh pihak sekolah jika anaknya sudah menjadi korban asusila oleh pelaku KK.
"Baru setelah itu dilaporkan ke kami, dalam hal ini ke Kepolisian Sektor Panjatan pada tanggal 21 Februari 2020," ujarnya.
Sudarmawan menjelaskan, modus yang digunakan dalam aksi pelaku tersebut yakni dengan memberikan iming-iming berupa uang kepada para korbannya.
"Jadi saat korban tengah bermain di sekitar rumahnya (pelaku), korban ditawari uang jajan," jelasnya.
Usai memberikan uang, pelaku mengajak korban dan menggesekkan alat kelaminnya untuk mendapatkan kepuasan.
• Simak Jadwal Siaran TV Serie A Liga Italia Akhir Pekan Ini, Inter vs Juventus di RCTI
• Kasus Virus Corona Melonjak Tajam, Pejabat di Korsel Bunuh Diri. Picu Petisi Makzulkan Presiden