Sentil SK Nomor Sembilan, Plt PSSI Demak Keberatan Dipecat Tanpa Dasar
Plt Ketua PSSI Demak Edi Sayudi memprotes keras pemberhentian sepihak oleh Plt PSSI Jateng pada Selasa (5/5). Ia menuntut klarifikasi.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Plt Ketua PSSI Kabupaten Demak, Edi Sayudi, keberatan atas pemberhentian sepihak.
- Pencopotan dinilai melampaui wewenang Plt Ketua PSSI Provinsi Jawa Tengah.
- Surat Keputusan Nomor 09/SKEP/I-2026 dinilai tak memberi wewenang pemberhentian.
- Edi menuntut adanya klarifikasi tertulis selambat-lambatnya dalam tujuh hari.
- Dirinya rela dilepas dari jabatan asalkan mekanisme berjalan sesuai regulasi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kabupaten Demak, Edi Sayudi, mengaku keberatan kepada Plt Ketua PSSI Jawa Tengah terkait pemberhentian jabatan Plt di tingkat Asosiasi Kabupaten/Kota (Askab/Askot).
Ia merujuk pada Surat Keputusan Nomor 09/SKEP/I-2026 yang menetapkan kedudukan Plt Ketua PSSI Jawa Tengah.
Di mana, dalam surat tersebut kewenangannya disebut sangat terbatas pada tugas menjalankan roda organisasi serta mempersiapkan dan menyelenggarakan kongres pemilihan saja.
Baca juga: PSSI Jateng Lobi Pusat Tambah Kuota di Putaran Nasional. Alasan, Peserta Liga 4 Jateng Meningkat
Ia juga menegaskan bahwa tindakan yang diduga telah melampaui batas kewenangan itu sangat berpotensi menimbulkan cacat administratif dan dapat dinyatakan tidak sah secara organisasi.
“Atas dasar itu, kami menolak dan menyatakan keberatan atas tindakan pemberhentian tersebut,” ujar Edi dalam rilis resminya pada Selasa (5/5/2026) malam.
Edi turut meminta kepada Plt Ketua PSSI Jawa Tengah untuk memberikan klarifikasi secara tertulis mengenai dasar hukum atau mandat pasti yang digunakan dalam keputusan tersebut.
Ia juga menuntut penghentian sementara seluruh tindakan administratif lanjutan yang berkaitan dengan pemberhentian tersebut, serta meminta dikembalikannya kondisi organisasi seperti semula hingga terdapat kejelasan hukum yang mengikat.
"Kami bersama teman-teman ingin minta klarifikasi. Kalau prinsipnya kami dilepas tidak masalah tapi sesuai regulasi," pungkasnya.
| Persijap Jepara Jadi Wakil Tunggal Jawa Tengah di Kasta Tertinggi Sepak Bola Indonesia Musim Depan |
|
|---|
| Siswa Lereng Merapi Tak Perlu Kos, Ahmad Luthfi Cicil 23 Blank Spot |
|
|---|
| Bocoran Dua Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Siap Hadapi Oman |
|
|---|
| Kelola Minyak Jelantah dan Biogas, Bauran Energi Jateng Tembus Target |
|
|---|
| Cegah Kasus Viral Jogja, Ratusan Bos Daycare Jateng Dikumpulkan via Zoom |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260505-logo-pssi-jawa-tengah.jpg)