Selasa, 26 Mei 2026

Prabowo Dihujani Kritik Soal Ini, Jokowi Pasang Badan Membela

Menhan Prabowo, dihujani kritik soal kunjungannya ke luar negeri. Perihal kunjungan Menhan ke luar negeri, Presiden Jokowi memberi pembelaan

Tayang:
Tribunnews.com via Biro Pers Kemenhan RI
Menhan Prabowo Subianto mengunjungi Kementrian Pertahanan Diraja Malaysia. 

TRIBUNBABANYUMAS.COM, JAKARTA - Presiden Joko 'Jokowi' Widodo pasang badan membela Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Belakangan ini, Prabowo banyak dikritik dan dirundung perihal agenda kunjungannya ke sejumlah negara sahabat.

Menurut Jokowi, kunjungan Prabowo ke luar negeri punya tujuan baik dan bermanfaat untuk negara.

Jokowi menegaskan, kunjungan kerja yang dilakukan Prabowo adalah dalam rangka diplomasi pertahanan.

Pelajar ZA yang Bunuh Begal Divonis Bersalah. Ini Hukuman yang Dijatuhkan

Politikus Demokrat Roy Suro Curiga Masifnya Kemunculan Keraton Palsu Sebagai Pengalihan Isu

Peneliti Menduga Virus Corona China yang Mematikan Berasal dari Ular. Berikut Penjelasannya

Musim Hujan Sudah Tiba, tapi Ribuan Hektar Sawah di Kebumen Justru Kekeringan, Petani Menjerit

"Kalau ada yang mempertanyakan Pak Menhan pergi ke sebuah negara, itu adalah dalam rangka diplomasi pertahanan kita, bukan yang lain-lain," kata Jokowi dalam sambutannya pada rapat pimpinan Kementerian Pertahanan 2020, Kamis (23/1/2020) pagi.

Selain diplomasi, Jokowi menyebut kunjungan Prabowo ke berbagai negara itu juga dalam rangka melihat alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang akan dibeli oleh Indonesia.

"Bagus atau tidak bagus. Benar atau tidak benar. Bisa digunakan atau tidak bisa digunakan, semua dicek secara detail," ucap Jokowi.

"Dan itu sudah kami diskusikan dengan Pak Menhan, tidak sekali dua kali. Banyak yang enggak tahu," kata dia.

Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Indonesia Disorot Politisi Intergrup Parlemen Eropa

Jokowi justru balik mengkritik pihak-pihak yang 'menyerang' Prabowo, yang merupakan rivalnya pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 itu.

"Kalau ada yang bertanya belum ngerti urusan diplomasi pertahanan," kata Jokowi.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada tujuh negara yang dikunjungi Prabowo.

Kritik kepada Prabowo sebelumnya datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), salah satu parpol yang mengusungnya pada Pilpres 2014 dan 2019.

Menteri Erick Thohir Beberkan Alasan Penunjukan Yenny Wahid dan Triawan Munaf Jadi Komisaris Garuda

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan mengenai pesan Presiden Joko Widodo yang sempat menyatakan bahwa kunjungan atau studi ke luar negeri juga bisa dilakukan melalui ponsel.

"Pak Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri.

Bahkan secara demonstratif beliau menunjukkan via HP-nya, kunjungan luar negeri bisa melalui HP (ponsel). Dunia sudah terkoneksi," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (17/1/2020).

Selain itu, kata dia, kunjungan kerja ke luar negeri mesti memiliki tujuan yang jelas. Mardani berharap ada timbal balik yang setimpal dari kunjungan kerja Prabowo ke tujuh negara itu.

Masih Ingat Arya Permana? Berhasil Turunkan Bobot 109 Kg, Penampilannya Kini Bikin Pangling

Oknum Pegawai PT Pegadaian Cabang Purwokerto Ajukan Kredit Fiktif, Korupsi Hingga Rp 1 Miliar Lebih

Saiful 7 Tahun Tipu Istri, Ngakunya sebagai Anggota TNI, Terungkap karena Tingkah Lakunya

Ular Weling Gigit Bocah di Bandung hingga Tewas, Panji Petualang Ungkap Bagaimana Ganasnya Ular Itu

"Kunjungan ke luar negeri monggo saja dilakukan, tetapi mesti dipastikan return on investment-nya jauh lebih baik. Dan semua perlu disampaikan kepada publik secara transparan," ujar Mardani.

Prabowo sebelumnya sudah memberi penjelasan bahwa kunjungannya ke luar negeri itu demi kepentingan negara, utamanya dalam hal alutsista.

"Memang kita butuh untuk keliling, menjajaki kemungkinan-kemungkinan. Kita harus pelajari alutsista yang ada," ujar Prabowo di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Menurut Prabowo, pemerintah perlu menjajaki peluang agar negara-negara lain mau menjual alutsista mereka kepada Indonesia.

"Kita juga harus minta dukungan dari negara-negara lain karena belum tentu alutsista itu diberi kepada kita untuk dibeli," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Bela Prabowo soal Kunjungan Kerja ke Luar Negeri", https://nasional.kompas.com/read/2020/01/23/09582701/jokowi-bela-prabowo-soal-kunjungan-kerja-ke-luar-negeri?page=all#page2.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Bayu Galih

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved