Breaking News:

Politikus Demokrat Roy Suro 'Curiga' Masifnya Kemunculan Keraton Palsu Sebagai Pengalihan Isu

Mantan Menpora Roy Suryo, curiga masifnya kemunculan kabar adanya keraton-keraton palsu belakangan ini merupakan bagian dari pengalihan isu

TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Mantan Menpora, Roy Suryo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Politikus Partai Demokrat, KRMT Roy Suryo, menyoroti maraknya kemunculan kerajaan atau keraton aba-abal, yang seperti tiba-tiba muncul secara maraton ke publik.

Ia khawatir, ada tendensi tertntu dari kemunculan keraton-keraton ini.

Bahkan, ia 'curiga' masifnya kemunculan keraton-keraton baru di berbagai daerah itu merupakan bagian dari strategi pengalihan isu.

Hal itu ia lontarkan di acara ILC yang tayang pada Selasa (21/1/20). "Saya kaget juga, ILC mengangkat topik ini, kan banyak netizen yang protes" ujar Roy Suryo.

Peneliti Menduga Virus Corona China yang Mematikan Berasal dari Ular. Berikut Penjelasannya

Musim Hujan Sudah Tiba, tapi Ribuan Hektar Sawah di Kebumen Justru Kekeringan, Petani Menjerit

Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Indonesia Disorot Politisi Intergrup Parlemen Eropa

Trotoar Menghijau, Budhi Sarwono Giatkan Pemangkasan Rumput

"Katanya kenapa nggak Jiwasraya, kenapa nggak KPK dengan PDIP, padahal baru minggu lalu" ujarnya.

"Mungkin ini ada hubunagnnya bang Karni muncul keraton ini, perhatian orang kan ke keraton ini bukan Jiwasraya, bukan Asabri, jadi belok dikit

"Oh maksud anda ini dibelokkan?" tanya si 'empuin'nya ILC, Karni Ilyas.

Roy Suryo lalu mengatakan bahwa kepala BIN sudah mengatakan munculnya kerajaan-kerajaan ini sudah lama.

Ngerinya Luka-luka di Tubuh Rizki, Tulang Pundak Hampir Lepas, Bicara dan Bergerak pun Tak Bisa

Maka Roy Suryo bertanya-tanya mengapa baru sekarang isu itu dimunculkan.

"Ya sempat mengkritik, dulu saya sempat di komisi I, kepala BIN mengatakan ini sudah lama muncul, tapi kalau sudah lama muncul kenapa dibiarkan, didiemkan, kenapa baru sekarang munculnya, ada something wrong," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved