Musim Hujan Sudah Tiba, tapi Ribuan Hektar Sawah di Kebumen Justru Kekeringan, Petani Menjerit

Waduk Sempor dan Wadaslintang Kekurangan Air, Ribuan Hektar Sawah di Kebumen Kekeringan tak Bisa Tanam

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Istimewa
Sawah warga di Kebumen kering karena saluran irigasi belum teraliri air waduk 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Waduk Sempor dan Wadaslintang Kekurangan Air, Ribuan Hektar Sawah di Kebumen Kekeringan tak Bisa Tanam

Para petani di berbagai daerah sudah bercocok tanam, atau tinggal menunggu panen.

Tetapi sebagian petani di Kabupaten Kebumen justru belum bisa bercocok tanam.

Sawah mereka tetap kering kerontang tak ubahnya saat musim kemarau.

Sebabnya, pengairan ke sawah-sawah petani belum lancar.

Gara-garanya, pintu irigasi waduk Sempor maupun Wadaslintang yang mengairi ribuan hektar sawah di Kebumen belum dibuka sampai saat ini.

Petani pun menjerit.

Apa artinya hujan jika sawah tidak teraliri air.

Mereka harus menunda lagi musim tanam sampai entah kapan pintu waduk akan dibuka.

Padahal dari situ mereka mencari makan.

Ada yang mencurahkan penderitaannya di media sosial.

Banyak yang heran, kenapa pintu waduk untuk irigasi belum juga dibuka, padahal musim hujan sudah berjalan.

Air dari langit mestinya sudah mengisi waduk yang kering.

Kepala Unit Pengelola Bendungan Sempor Darmaji mengatakan, waduk Sempor dan Wadaslintang memang hingga sekarang belum dibuka untuk pengairan saluran irigasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved