Selasa, 14 April 2026

Lebih Sehat Mana Ngopi atau Ngeteh? Simak Penjelesannya . . .

Lebih sehat mana antara minum kopi atau teh? Keduanya punya manfaat dan efek samping masing-masing. Simak penjelasannya

TribunBanyumas.com/Hermawan Handaka
Ilustrasi sesorang sedang menyeduh kopi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Budaya minum kopi sudah lama diminati masyarakat Indonesia, terutama untuk menemani obrolan atau saat kerja.

Pun demikian, dengan budaya minum teh. Tak jarang, selesai menyantap kudapan, teh menjadi minuman yang menyegarkan.

Lalu, di antara keduanya, mana yang lebih menyehatkan?

Hobi Minum Kopi? Hentikan Dulu Konsumsinya Jika Kamu Merasakan Gejala Berikut

Suka Tidur Begitu Lama? Simak Risiko Penyakit yang Mengintai, Diabetes hingga Kematian Dini

Pernah Idap Kanker Getah Bening, Aldi Taher Datangi Tahlilan 7 Hari Meninggalnya Ria Irawan

Berhasil Sembuh dari Kanker Serviks dan Tampil Awet Muda, Titiek Puspa Hindari Jenis Makanan ini

Dua minuman mengandung kafein ini dipercaya banyak orang bisa membantu mengembalikan energi yang hilang.

Banyak riset yang telah membuktikan berbagai manfaat teh dan kopi untuk kesehatan.

Di sisi lain, asupan kafein berlebihan juga bisa menimbulkan efek samping. Lantas, manakah yang lebih sehat dari dua jenis minuman berkafein tersebut?

Sebut Kanker Mulut Rahim Pembunuh Wanita Nomor 1, Ini Pesan dr Boyke ke Bidan Purbalingga

Manfaat dan Efek Samping Kopi

Melansir laman Health, kopi kaya akan antioksidan dan bisa membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2, parkinson dan kanker jenis tertentu.

Riset dari Harvard juga mengklaim, orang yang minum kopi tiga hingga lima cangkir sehari hidup lebih lama daripada mereka yang minum kurang dari satu cangkir dalam sehari.

Kafein dalam kopi juga dapat meningkatkan energi. Kafein dalam kopi bisa langsung dicerna oleh tubuh hanya dalam waktu 45 menit usai meminumnya.

Virus Misterius Jangkiti 1.700 Warga Wuhan China, Menkes Terawan Imbau Masyarakat Lakukan Ini

Oleh karena itu, secangkir kopi adalah pilihan terbaik jika kita ingin meningkatkan energi dengan cepat.

Sayangnya, zat alami pada kopi tanpa disaring dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Selain itu, kopi juga bisa menurunkan kepadatan tulang. Riset membuktikan, terlalu banyak konsumsi kopi --empat cangkir atau lebih dalam sehari-- mengurangi kepadatan tulang dua hingga empat persen.

Kakeibo, Seni Menghemat Uang ala Jepang, Tanyakan Enam Hal Ini Sebelum Anda Putuskan Belanja

Kopi juga bersifat lebih asam daripada teh. Jadi, jadi jika Anda memiliki masalah pencernaan, minum kopi justru akan semakin memperburuk pencernaan Anda.

Kandungan kafein yang tinggi pada kopi juga bisa menimbulkan perasaan gelisah atau cemas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved