Breaking News:

PDIP Bantah Lindungi Buronan KPK Harun Masiku

Politikus PDIP, Deddy Sitorus, membantah partai besutan Megawati itu melindungi kader mereka yang menjadi buruan KPK, harun Masiku.

Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Politikus PDIP, Deddy Sitorus. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membantah telah melindungi kader partai moncong putih, Harun Masiku, dari kejaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Harun menjadi tersangka kasus suap yang turut menjerat mantan komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Hingga saat ini, Harun masih menjadi buronan komisi antirasuah tersebut.

Singgung Rekomendasi Langsung, Megawati: Belum Jadi Pemimpin Sudah dari Belakang. Sindir Siapa?

Soal Kasus Wahyu Setiawan dan PAW Anggota DPR RI Fraksi PDIP, KPU Sebut Ada Kesalahpahaman Fatal

Polisi Gadungan di Makassar Kumpulkan Puluhan Juta dengan Hentikan Kendaraan dan Periksa Surat-Surat

Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing, Siswi SD Ini Diperkosa Bergiliran oleh 8 Pemuda

Penegasan ini disamapaikan politikus PDIP, Deddy Sitorus. "Apa urusannya kami dengan Harun, memangnya Harun ada di kami. Itu fitnah," ujar Deddy di Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Menurut Deddy, partainya tidak akan melindungi kader yang diduga melakukan tindakan korupsi dan mempersilahkan penegak hukum untuk memeriksanya dengan secara benar.

"Dipanggil ya panggil saja, ada upaya paksa, aparat memiliki kewenangan hukum. Jangan dikait-kaitkan dengan kami," tutur Deddy.

Cetak 23 Gol dalam 19 Penampilan di Seri A Liga Italia, Ciro Immobile Mulai Bidik Rekor Higuain

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Andi Arief meminta Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kritiyanto, tidak melindungi Harun dalam pengungkapan kasus dugaan suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang melibatkan kader PDIP.

"Hasto, jangan simpan Harun. Serahkan dia. Dari sandiwaramu," ucap andi dalam akun Twitternya @AndiArief pada Kamis (16/1/2020).

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil tersangka calon anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku, pada Jumat (17/1/2020).

Kunjungan Wisman ke Jateng Selama 2019 Menurun. Ini Tanggapan Disporapar

KPK telah melayangkan surat pemanggilan ke kediaman Harun di Kebayoran, Jakarta Selatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved