Banyumas
Dikira Decoder CCTV, Perampok di Sumbang Banyumas Malah Bawa Kabur STB TV
Komplotan perampok satroni rumah warga di Sumbang, Banyumas, Senin (9/2/2026) dini hari. Pelaku sekap korban dan gasak uang Rp12,4 juta.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Peristiwa terjadi di Desa Kotayasa, Sumbang, sekitar pukul 02.00 WIB.
- Empat pelaku masuk dengan mencongkel jendela selatan dan menyekap penghuni rumah.
- Uang tunai Rp12,4 juta (kas warga & koperasi) serta tiga unit ponsel raib digondol.
- Uniknya, pelaku juga membawa kabur Set Top Box (STB) TV karena dikira perangkat decoder CCTV.
- Tim Inafis kini mempelajari rekaman CCTV asli yang gagal dibawa pelaku.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Aksi perampokan yang menimpa sebuah keluarga di wilayah Sumbang, Kabupaten Banyumas, diduga dilakukan oleh empat orang pelaku.
Komplotan tersebut beraksi pada dini hari dengan cara masuk ke dalam rumah melalui jendela yang dicongkel.
Kapolsek Sumbang, AKP Basuki mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
Baca juga: Detik-detik Perampokan di Kotayasa Banyumas: Masuk Kamar Ikat Tangan Korban, Uang Arisan Ikut Dibawa
Saat itu, ibu korban terbangun setelah mendengar suara gaduh disertai teriakan dari kamar anaknya.
Pelaku Dongkel Jendela
"Pelaku masuk lewat jendela sebelah selatan rumah dengan cara didongkel. Setelah itu mereka menemui anak korban yang sedang tidur, lalu disekap dan dipaksa menunjukkan barang-barang berharga," kata Basuki kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/2/2026).
Tak hanya menyasar anak korban, pelaku lainnya juga masuk ke kamar orang tua.
Sang ayah, Kodrat, lebih dulu diikat oleh pelaku, kemudian disusul oleh istrinya.
Keduanya kemudian diintimidasi dan diminta menunjukkan tempat penyimpanan uang di bawah ancaman senjata tajam.
Gasak Uang Koperasi
Dari aksi tersebut, para pelaku berhasil menemukan sejumlah uang tunai yang disimpan di dalam tas.
Total kerugian uang tunai mencapai belasan juta rupiah.
"Di dalam tas ada uang sekitar Rp12.400.000. Itu terdiri dari uang kas warga dan uang dari tempat korban bekerja di koperasi di Purbalingga," ujarnya.
Selain uang tunai, para pelaku juga mengambil tiga unit telepon seluler milik anak dan orang tua korban.
Namun, ada kejadian unik saat perampok berusaha menghilangkan jejak digital mereka di lokasi kejadian.
Salah Kira Decoder
Sebuah perangkat Set Top Box (STB) televisi ikut dibawa kabur oleh pelaku.
Diduga kuat, mereka mengira perangkat tersebut adalah decoder atau alat perekam CCTV (DVR).
| Pasien Sekarat Diminta Serahkan ATM, Sultan Nusantara Tipu Warga Setengah Miliar |
|
|---|
| Arief Sebut Golkar Partai Paling Terbuka Tanpa Sistem Trah |
|
|---|
| Pangki Soroti Pajak Hotel, Dorong OPD Banyumas Maksimalkan PAD |
|
|---|
| Dorong Bupati Sadewo, Golkar Banyumas Dukung Program Pro-Rakyat |
|
|---|
| Tepis Stigma Partai Tua, Ketua Golkar Banyumas: Kami Rangkul Anak Muda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260209-PERAMPOKAN-BERSENJATA.jpg)